Berita Jepara
27 Jemaah Umroh Asal Jepara Dijadwalkan Sampai Tanah Air Hari Ini
Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jepara mendata masih ada beberapa jemaah umroh asal Kota Ukir yang masih menjalani ibadah
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jepara mendata masih ada beberapa jemaah umroh asal Kota Ukir yang masih menjalani ibadah di Arab Saudi.
Di antaranya beberapa jemaah yang berangkat melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) PT. Buroq Haji dan Umroh Jepara.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jepara, Siti Zuliati mengatakan, data jemaah umroh asal Kabupaten Jepara yang masih di Tanah Suci dalam tahap pendataan melalui PPIU.
Baca juga: Serangan Israel Tewaskan Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad
Data yang diterima saat ini, kata dia, masih ada beberapa jemaah umroh asal Jepara yang berada di Tanah Suci dan diperkirakan baru melakukan perjalanan pulang ke Tanah Air pada 9 Maret mendatang.
"Masih ada yang di sana (Tanah Suci) belum saatnya pulang. Kondisinya dalam keadaan aman hasil koordinasi kami dengan PPIU," terangnya di Jepara, Senin (2/3/2026).
Selain itu, Zuliati membeberkan ada 27 jemaah asal Kabupaten Jepara yang sudah diterbangkan sejak Minggu, 1 Maret 2026.
Kemudian dijadwalkan sampai di Tanah Air pada, Senin (2/3/2026) siang transit di Jakarta.
Kata dia, jemaah umroh asal Jepara yang melakukan perjalanan pulang ke Tanah Air dalam kondisi baik dan sudah melewati zona perang dengan aman.
"Kondisinya di Makkah aman. Kami terus melakukan koordinasi dengan biro umroh," ujar dia.
Zuliati menyebut, Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia sudah mengeluarkan imbauan resmi atas terjadinya konflik peperangan yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Kemenhaj RI juga mengimbau kepada PPIU agar tidak memberangkatkan sementara jemaah umroh dalam waktu dekat, hingga kondisi membaik.
Kemenhaj juga senantiasa berkoordinasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri, Keduataan Besar RI dan beberapa pihak terkait untuk menjamin dan memastikan keamanan bagi semua jemaah umroh.
"Yang sudah berangkat (ke Tanah Suci) ada umroh paket Ramadan. Berangkat sebelum terjadi perang. Saat ini kami (Kantor Kemenhaj) tidak mengizinkan perjalanan umroh, karena kondisi yang tidak memungkinkan. Koordinasi kami terus dilakukan dengan Kedutaan Besar RI di Arab Saudi terkait perkembangan kondisi di Arab Saudi. Keselamatan jemaah jadi prioritas kami," tegasnya. (Sam)
| Proyek PLTS Raksasa Bakal Masuk Karimunjawa Tahun 2027 |
|
|---|
| Gus Iqdam Jelaskan Kunci Keberkahan Berlimpah Untuk Masyarakat Jepara: Rasa Takut Pada Allah |
|
|---|
| Abdul Wachid Pastikan Calhaj Tidak Dibebani Tambahan Biaya Haji Rp 7 - 8 Juta Meski Harga Avtur Naik |
|
|---|
| Alifia Terkesima, 25 Grup Meriahkan Festival Tongtek Ramadan Piala Bupati Jepara 2026: Kali Ini Beda |
|
|---|
| Babak Baru Misteri Leher Pemuda Tewas di Jepara, 11 Orang Terdekat Rendy Diperiksa Psikolog Apsifor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Makkah-Arab-Saudi-Kerajaan-Arab-Saudi-jemaah-Haji-di-tahun-2023.jpg)