Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Pekalongan

Perpustakaan SD Wonosari Pekalongan Disulap Jadi Ruang Guru dan Kepsek, Sukirman: Tidak Ideal

Plt Bupati Pekalongan, Sukirman menemukan kondisi SDN 1 Wonosari, Kecamatan Siwalan, yang belum memiliki ruang kantor guru.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKAB PEKALONGAN
CEK SEKOLAH - Plt Bupati Pekalongan Sukirman mengecek kondisi SD Negeri 01 Wonosari, Kecamatan Siwalan, yang belum memiliki ruang kantor untuk kepala sekolah dan guru, Selasa (17/3/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Plt Bupati Pekalongan, Sukirman menemukan kondisi kurang memadai di SD Negeri 01 Wonosari, Kecamatan Siwalan, yang belum memiliki ruang kantor untuk kepala sekolah dan guru.

Pemkab Pekalongan pun memastikan akan segera menindaklanjuti temuan tersebut.

Temuan itu didapat Sukirman saat meninjau sekolah di sela-sela pengecekan progres pengaspalan Jalan Sragi-Pait pada Selasa (17/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, dia melihat langsung aktivitas guru dan kepala sekolah yang masih memanfaatkan ruang perpustakaan sebagai kantor sementara.

Baca juga: Sukirman Lepas Lima Bus untuk Pemudik Asal Kabupaten Pekalongan

Sukirman Pastikan Perbaikan Jalan Kabupaten Pekalongan Rampung H-3 Lebaran

"Ini tanpa sengaja kami temukan saat cek jalan. Ternyata, ada SD yang belum punya ruang kantor untuk kepala sekolah maupun guru-gurunya."

"Saat ini masih menginduk ke perpustakaan," ujar Sukirman, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut dinilai tidak ideal karena berpotensi mengganggu aktivitas literasi siswa.

Perpustakaan yang seharusnya menjadi ruang belajar dan membaca, justru digunakan bersamaan untuk kegiatan administrasi sekolah.

"Ini tentu akan mengganggu proses anak-anak dalam berliterasi, membaca, dan kegiatan lainnya karena perpustakaan dipakai bersama," jelasnya.

Sukirman menegaskan, Pemkab Pekalongan akan segera melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan kebutuhan yang diperlukan.

Dia juga menilai, bangunan yang ada sudah tidak layak sehingga perlu dilakukan rehabilitasi maupun pembangunan ruang baru.

"Ini temuan baru, insya Allah akan kami cek dan segera tindaklanjuti."

"Memang sudah tidak layak, sudah saatnya direhabilitasi atau dibangun bangunan baru agar anak-anak lebih nyaman, dan para guru serta kepala sekolah bisa bekerja dengan lebih baik," tegasnya.

Pemkab Pekalongan, lanjut Sukirman, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Upaya tersebut dilakukan, sebagai bagian dari dukungan terhadap terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved