Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Antisipasi Demonstrasi, 11 Sekolah di Kendal Terapkan Pembelajaran Daring

Pemerintah Kabupaten Kendal mengambil langkah cepat mengantisipasi aksi demonstrasi merembet ke wilayah Kendal.

Tayang:
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Agus Salim Irsyadullah
KOSONG - Suasana ruang kelas di SDN 2 Patukangan Kendal kosong imbas siswa belajar secara daring antisipasi demonstrasi di Kendal, Senin (1/9/2025). Totalnya, ada 11 sekolah di Kendal yang menerapkan pembelajaran daring sementara 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal mengambil langkah cepat mengantisipasi aksi demonstrasi merembet ke wilayah Kendal.


Aksi demonstrasi sejak dua hari terakhir itu, telah terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Bahkan pendemo melakukan pembakaran ke gedung-gedung fasilitas pemerintahan.


Situasi ini turut direspons oleh Pemkab Kendal dengan mengalihkan sistem pembelajaran secara daring.


Pembelajaran daring diberlakukan untuk sekolah-sekolah yang berlokasi dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Kendal.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Ferinando Rad Bonay mengonfirmasi terdapat 11 sekolah yang mengalihkan pembelajaran secara daring.


Sebelas sekolah tersebut terdiri dari dua PAUD, empat SD, dua SMP, dan tiga SMA/SMK.


Di antaranya, PAUD Pertiwi, dan PAUD Bhayangkari. Kemudian SDN 1 dan 2 Pegulon, serta SDN 1 dan 2 Patukangan.


Untuk di tingkat SLTP, ada SMPN 1 dan 2 Kendal yang menerapkan pembelajaran daring, dilanjutkan SMA Trisula, SMK Perwari dan SMA Al-Hidayah.


"Kebijakan tentunya diambil atas izin Bupati Kendal demi keamanan siswa. Maka sekolah-sekolah yang berada dekat titik kerawanan untuk sementara dilakukan pembelajaran secara daring," katanya, Senin (1/9/2025).


Ferinando menambahkan, kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi jika terjadi unjuk rasa yang menyebabkan arus lalu lintas macet.


"Melihat suasana yang tidak menentu, bahkan kemarin sore akses masuk ke lingkungan Pemkab sempat ditutup," ujarnya.


Pantauan di sejumlah sekolah, SMPN 2 Kendal mengalihkan pembelajaran secara daring. Lokasi SMP yang tepat berada di depan gedung DPRD itu, nampak sepi dengan 2 gerbang keluar - masuk yang ditutup rapat.


Hanya ada seorang petugas jaga yang tetap bersiaga di sekolah.


"Bapak kepala sekolah sedang keluar, hari ini semua siswa belajar dari rumah," tuturnya.


Tribun Jateng kemudian melanjutkan pengecekan ke SDN 2 Patukangan yang berlokasi di belakang gedung DPRD Kendal. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved