Kendal
Bupati Lantik 25 Bunda Literasi Desa, Dorong Penguatan Program Kendal Cerdas Lebih Berdaya Saing
Pemerintah Kabupaten Kendal terus mendorong upaya percepatan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal terus mendorong upaya percepatan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program Kendal Cerdas.
Program ini menjadi bagian satu di antara prioritas Pemkab Kendal untuk meningkatkan daya saing.
Upaya awal digencarkan melalui gerakan literasi dengan melantik 25 bunda literasi dari tingkat desa.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan pelantikan ini sebagai gerbang utama mensukseskan gerakan literasi.
Baca juga: Benturan Keras Vario Vs Gran Max Tewaskan Pelajar 16 Tahun
Baca juga: Anton Ajari Anaknya Cintai Produk UMKM Jateng di Gedung Oudetrap Kota Lama Semarang
"Jika dijumlah dari keseluruhan desa dan kelurahan di Kendal, ini belum ada 10 persennya. Harapan kita, nanti banyak desa-desa yang semakin meningkatkan minat baca di masyarakat," katanya, Sabtu (13/9/2025).
Bupati yang akrab disapa Tika menuturkan, pihaknya terus mendorong perpustakaan masuk ke seluruh desa di Kendal. Sehingga tingkat literasi di Kendal bisa merata.
"Untuk perpustakaan desa tidak harus harus mempunyai ruangan khusus, tidak harus ruangan besar. Namun bisa dilakukan di tempat komunitas-komunitas yang ada di desa," paparnya.
Menurut Tika, kegiatan ini selaras dengan visi misi Kabupaten Kendal melalui peningkatan literasi, termasuk mendukung program Kendal Cerdas untuk peningkatan SDM.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk kolaborasi aksi nyata seluruh pihak dalam optimalisasi peran perpustakaan, baik perpustkaan desa, taman baca masyarakat, perpustakaan sekolah, maupun di instansi," sambungnya.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan program penunjang Kendal Cerdas kali ini dikemas dalam rangkaian festival literasi.
Festival menampilkan berbagai pertunjukan kesenian, praktik bahasa isyarat, penampilan karya dari kelas model, dongeng ceria, membaca nyaring, pantomim, kesenian barongan kuda lumping, bazar UMKM dan kemah literasi.
"Ini puncak acaranya terus nanti ada kemah literasi juga," ujarnya.
Wahyu menilai, saat ini perpustakaan telah bertransformasi menjadi tempat untuk olah pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas SDM.
"Di era gempuran teknologi informasi, literasi harus juga kita manfaatkan secara digital. Jangan sampai kita justru diberangus teknologi, tapi tidak bisa memanfaatkannya," tandasnya. (ags)
| Daftar ASN yang Tidak Boleh WFH Mulai Jumat Besok di Kabupaten Kendal |
|
|---|
| Pertumbuhan Ekonomi Kendal Disebut Tertinggi di Jateng, Pengangguran Tinggal 4,6 Persen |
|
|---|
| "Kuota Sudah Habis" Alasan Puskesmas Kendal II Tolak Rujukan Pasien BPJS, Emosi Agus Meledak |
|
|---|
| Pelabuhan Kendal Bakal Beroperasi Kembali Layani Rute Kendal - Kumai, Beroperasi Sebelum Lebaran |
|
|---|
| Nasib Tugino Petani di Kendal, Baru Sebulan Tanam Padi Kini Sawah Terendam Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250913_Bupati-Kendal.jpg)