Berita Kendal
Dulu Penuh Eceng Gondok, Sungai Kalibuntu Kendal Bersolek jadi Wisata Air
Lomba dayung perahu tradisional yang digelar di Sungai Kalibuntu, Kelurahan Langenharjo Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal, Minggu (14/12/2025).
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Di tengah rintik hujan, Nur Fitri begitu antusias untuk menyaksikan lomba dayung perahu tradisional yang digelar di Sungai Kalibuntu, Kelurahan Langenharjo Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal, Minggu (14/12/2025).
Bukan tertarik dengan lombanya, remaja asli Kendal itu ingin melihat sejauhmana wajah Sungai Kalibuntu yang bersolek menjadi lebih bersih sebagai destinasi wisata anyar.
Maklum, Sungai Kalibuntu selama ini penuh dengan tanaman eceng gondok yang menutup permukaan sungai.
Baca juga: Kendal Diguyur Hujan Lagi, Maftuh Khawatir Dampak Luapan Sungai Meluas
Tak terhitung jumlahnya, eceng gondok itu seolah tumbuh subur dan menjadi pemandangan sehari-hari.
Namun, mata Nur Fitri kini memotret pemandangan lain. Tampilan Sungai Kalibuntu telah berubah menjadi lebih bersih dari tumpukan eceng gondok.
"Sekarang sungainya sudah bersih, senang lihatnya. Apalagi ada perlombaan ini jadi tambah seru," katanya, Minggu (14/12/2025).
Fitri pun berharap Sungai Kalibuntu ini terus dirawat, sehingga tak menjadi wisata air yang tak terurus di kemudian hari.
"Ya semoga saja ke depannya terus dirawat. Jangan viral tok, terus setelah itu selesai," sambungnya.
Lurah Langenharjo, Jupriyono mengatakan langkah ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi ke masyarakat untuk lebih peka dalam menjaga lingkungan.
Apalagi saat ini Kendal masih darurat sampah.
Dikatakannya, wisata air yang diberi nama Langen Nirwana Park ini digagas untuk mencintai lingkungan dengan konsep pariwisata.
Setelah melakukan pengerukan eceng gondok di Sungai Kalibuntu, warga bergotong royong mengubah wajah sungai menjadi lebih cantik.
Di lokasi itu pula, kini telah dibuka sebagai wisata air yang bisa digunakan untuk berbagai jenis kegiatan.
Salah satu yang telah dilakukan ialah lomba dayung tradisional untuk memperebutkan piala Dekranasda. Lomba diikuti berbagai klub dayung di Kabupaten Kendal.
"Bahwa sekotor apapun sungai, kalau kita niatkan untuk dibersihkan bisa disulap menjadi bersih dan bisa dijadikan destinasi wisata," sambungnya.
| Bertemu Kades se-Kendal, Bupati Tika Minta Kembangkan Potensi Desa |
|
|---|
| 4 Pejabat Ramaikan Bursa Calon Sekda Kendal, Ini Daftar Kandidatnya |
|
|---|
| Sumringah Warga Krajankulon Kendal, 684 KK Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng |
|
|---|
| Bupati Tika Usung Konsep Kendal Cekatan sebagai Motor Penggerak Pembangunan |
|
|---|
| Kisah Pedagang Soto Sisihkan Rp200 Ribu Tiap Hari Kini Lenyap di Koperasi BMJ Kendal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251214_Peserta-saling-adu-kecepatan-dalam-lomba-dayung-perahu_1.jpg)