Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Dulu Penuh Eceng Gondok, Sungai Kalibuntu Kendal Bersolek jadi Wisata Air 

Lomba dayung perahu tradisional yang digelar di Sungai Kalibuntu, Kelurahan Langenharjo Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal, Minggu (14/12/2025).

IST/ist/ Pemkab Kendal
LOMBA DAYUNG - Peserta saling adu kecepatan dalam lomba dayung perahu tradisional di Sungai Kalibuntu Kelurahan Langenharjo Kendal, Minggu (14/12/2025). Sungai yang sebelumnya penuh tanaman eceng gondok ini, kini telah disulap menjadi destinasi wisata air. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Di tengah rintik hujan, Nur Fitri begitu antusias untuk menyaksikan lomba dayung perahu tradisional yang digelar di Sungai Kalibuntu, Kelurahan Langenharjo Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal, Minggu (14/12/2025).

Bukan tertarik dengan lombanya, remaja asli Kendal itu ingin melihat sejauhmana wajah Sungai Kalibuntu yang bersolek menjadi lebih bersih sebagai destinasi wisata anyar.

Maklum, Sungai Kalibuntu selama ini penuh dengan tanaman eceng gondok yang menutup permukaan sungai. 

Baca juga: Kendal Diguyur Hujan Lagi, Maftuh Khawatir Dampak Luapan Sungai Meluas 

Tak terhitung jumlahnya, eceng gondok itu seolah tumbuh subur dan menjadi pemandangan sehari-hari.

Namun, mata Nur Fitri kini memotret pemandangan lain. Tampilan Sungai Kalibuntu telah berubah menjadi lebih bersih dari tumpukan eceng gondok.

"Sekarang sungainya sudah bersih, senang lihatnya. Apalagi ada perlombaan ini jadi tambah seru," katanya, Minggu (14/12/2025).

Fitri pun berharap Sungai Kalibuntu ini terus dirawat, sehingga tak menjadi wisata air yang tak terurus di kemudian hari.

"Ya semoga saja ke depannya terus dirawat. Jangan viral tok, terus setelah itu selesai," sambungnya.

Lurah Langenharjo, Jupriyono mengatakan langkah ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi ke masyarakat untuk lebih peka dalam menjaga lingkungan. 

Apalagi saat ini Kendal masih darurat sampah. 

Dikatakannya, wisata air yang diberi nama Langen Nirwana Park ini digagas untuk mencintai lingkungan dengan konsep pariwisata. 

Setelah melakukan pengerukan eceng gondok di Sungai Kalibuntu, warga bergotong royong mengubah wajah sungai menjadi lebih cantik. 

Di lokasi itu pula, kini telah dibuka sebagai wisata air yang bisa digunakan untuk berbagai jenis kegiatan.

Salah satu yang telah dilakukan ialah lomba dayung tradisional untuk memperebutkan piala Dekranasda. Lomba diikuti berbagai klub dayung di Kabupaten Kendal.

"Bahwa sekotor apapun sungai, kalau kita niatkan untuk dibersihkan bisa disulap menjadi bersih dan bisa dijadikan destinasi wisata," sambungnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved