Berita Kendal
Perbatasan Kendal-Semarang Bakal Dipercantik, Gunakan CSR Bangun Taman
Pemkab Kendal berencana membuat taman kota di perbatasan Pantura Kendal - Semarang agar lebih cantik.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sejak beberapa hari terakhir, Fahrudin melihat pemandangan berbeda saat melintas di jalan Pantura perbatasan Kabupaten Kendal dengan Kota Semarang.
Di jalan itu, dia tak lagi melihat deretan dump truk terparkir di tepian jalan yang kerap dikeluhkan pengguna jalan.
Setelah dilakukan sidak oleh Wabup Kendal, Benny Karnadi dan rombongan dinas Pemkab Kendal beberapa waktu lalu, jalur itu mulai steril dari aktivitas parkir dump truk.
Baca juga: Kemenangan untuk Pak Anto, Kendal Tornado FC Sukses Bikin PSIS Semarang Tak Berkutik
Fahrudin mengatakan, jalan di perbatasan itu kerap berlumpur dan licin saat hujan. Jika tak hujan, kondisi jalan berdebu dan membuat mata kelilipan.
"Tadi lihat tidak ada yang parkir dan sudah tidak licin," kata pemotor asal Kendal itu, Minggu (1/2/2026).
Selain tak melihat dump truk yang terparkir, Fahrudin juga lebih nyaman melintas.
"Kayaknya lagi ada pembangunan saluran irigasi atau apa itu, kurang tahu," ujarnya.
Sementara itu, Wabup Benny Karnadi mengatakan, pihaknya akan mensterilkan lokasi itu dari areal parkir dump truk.
Selain itu, untuk mempermudah aliran air pihaknya juga membuat saluran irigasi yang kerap dikeluhkan pengguna jalan.
"Kami buat saluran air, karena ternyata belum ada saluran air," sambungnya.
Benny menuturkan, pihaknya juga berencana mempercantik lokasi dengan pembuatan taman kota di perbatasan Pantura Kendal - Semarang tersebut.
Setelah taman selesai dibangun, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub dan Polres Kendal untuk melakukan pengawasan serta penindakan terhadap truk yang melanggar aturan parkir.
"Kami akan tata tempat ini, kami buat taman. Tidak boleh ada lagi truk-truk yang parkir di sepanjang jalan ini," terangnya.
Untuk merealisasikan hal itu, pihaknya akan menggunakan dana CSR untuk membangun dan menata batas Kota Kendal menjadi lebih nyaman dan indah.
"Kami akan mintakan CSR untuk pembangunan taman dan drainase," tandasnya. (*)
Baca juga: Maling Kesakitan Terjungkal ke Selokan di Semarang: Sangkar Hancur, Burung Terbang ke Pemilik
| UGM Lirik KIK jadi Target Hilirisasi Riset, Pemkab Kendal Beri Dukungan |
|
|---|
| 31 Kontingen Adu Kreatif di Jateng Open Drumband Competition 2026 Kendal |
|
|---|
| Ekonomi Kendal Tinggi, 30 Ribu Rumah Tak Layak Huni jadi Target Wamen Fahri Hamzah |
|
|---|
| 100 Ton Sampah di Kendal Bakal Dikirim ke Semarang, Diubah Jadi Energi Listrik |
|
|---|
| Pemkab Kendal Akui Pertumbuhan Ekonomi Masih Terpusat di KIK: Tahun Ini Target 8 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260201-_-Drainase-Perbatasan-Kendal-Semarang.jpg)