Berita Kendal
Setahun Kepemimpinan Tika - Benny, Pertumbuhan Ekonomi di Kendal Meningkat
Masa kepemimpinan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari - Benny Karnadi genap memasuki setahun
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Masa kepemimpinan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari - Benny Karnadi genap memasuki setahun.
Pasangan yang maju lewat partai PDIP dan PKB itu, telah merubah wajah perekonomian di Kendal yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan.
Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada triwulan III Tahun 2025 y-o-y mencapai 8,84 persen. Capaian ini meningkat dari tahun 2024 sebesar 5,42 persen.
Adapun penyumbang tertinggi dari capaian tersebut adalah dari sektor industri, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menjadi motor penggerak ekonomi.
Baca juga: Perbaikan Jalan di Kendal, Jalur Pantura Cepiring Dibuka untuk Urai Kepadatan Lalu Lintas
Pj. Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 lebih tinggi secara nasional sebesar 5,04 persen, dan provinsi sebesar 5,37 persen.
Menurutnya, tingginya pertumbuhan ekonomi ini dipengaruhi juga oleh capaian realisasi investasi Kendal yang ikut melambung.
Saat ini, Kabupaten Kendal memimpin di posisi teratas capaian realisasi investasi di Jawa Tengah tahun 2025 dengan nilai Rp 15,85 T.
"Pertama Kendal, kemudian Kota Semarang dengan Rp 11,14 T, Kabupaten Demak dengan Rp 9,06 T, Kabupaten Batang Rp 6,72 T serta Kabupaten Semarang dengan capaian Rp 4,36 T," katanya, Sabtu (21/2/2026).
Dia juga merinci, capaian realisasi investasi di Kendal meningkat setiap tahunnya. Di tahun 2022, capaian tersebut sebesar Rp 5,1 T, kemudian meningkat di tahun 2023 mencapai Rp 6,3 T.
Capaian itu terus mengalami peningkatan signifikan di tahun 2024 yang mencapai Rp 14,2 T.
"Tahun 2025 capaian realisasi investasi di Kendal sebesar Rp 15,85 T," tuturnya.
Agus mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi tersebut juga mempunyai multiplier effect yang tinggi terhadap sektor yang lain.
Data yang ia paparkan menyebut, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 mencapai 4,60 persen. Presentase itu turun dari tahun 2024 yang masih berkisar 5,01 persen.
"Ini tentunya merupakan upaya dari kami dengan terus menekan angka pengangguran melalui program Kendal Job Fair 2025, pengembangan aplikasi Kendal Karir, pelatihan serta MoU dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kendal," paparnya.
Lebih lanjut, penurunan angka pengangguran itu juga berdampak pada menurunnya tingkat kemiskinan di Kendal. Di tahun 2025, angka kemiskinan mencapai 8,40 persen, turun dari tahun sebelumnya yang berada di angka 9,35 persen.
Agus mengungkapkan, penurunan itu tak lepas dari program peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan UMKM, serta penguatan perlindungan sosial yang konsisten dilakukan Pemkab Kendal.
"Penurunan angka kemiskinan mencerminkan perbaikan kesejahteraan masyarakat sekaligus menunjukkan efektivitas berbagai program pemerintah daerah dalam mendukung penurunan kemiskinan," ungkap Agus. (ags)
| Pelarian Paman yang Tega Cabuli Keponakan di Kendal, Sempat Kabur ke Hutan, Ditangkap di Semarang |
|
|---|
| Program CSR SUBUR PT Berkat Sinergi Terpadu Dorong Peningkatan Mutu Petani Bawang di Kendal |
|
|---|
| Cek Kesehatan di Brangsong Kendal Membeludak, Bupati Tika Terjunkan 3 Dokter Spesialis |
|
|---|
| Pasar Murah Singorojo, Cara Pemkab Kendal Stabilkan Harga Pangan |
|
|---|
| Bupati Tika: Berkah TMMD, 700 Meter Jalan Desa Bringinsari Kendal Kini Mulus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260221_kendal.jpg)