Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Setahun Kepemimpinan Tika - Benny, Pertumbuhan Ekonomi di Kendal Meningkat 

Masa kepemimpinan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari - Benny Karnadi genap memasuki setahun

Tayang:
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Pemkab Kendal
SAPA WARGA - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyapa warga di lokasi pengecoran jalan di Kecamatan Rowosari beberapa waktu lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Masa kepemimpinan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari - Benny Karnadi genap memasuki setahun. 

Pasangan yang maju lewat partai PDIP dan PKB itu, telah merubah wajah perekonomian di Kendal yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan.

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada triwulan III Tahun 2025 y-o-y mencapai 8,84 persen. Capaian ini meningkat dari tahun 2024 sebesar 5,42 persen.

Adapun penyumbang tertinggi dari capaian tersebut adalah dari sektor industri, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menjadi motor penggerak ekonomi.

Baca juga: Perbaikan Jalan di Kendal, Jalur Pantura Cepiring Dibuka untuk Urai Kepadatan Lalu Lintas

Pj. Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 lebih tinggi secara nasional sebesar 5,04 persen, dan provinsi sebesar 5,37 persen. 

Menurutnya, tingginya pertumbuhan ekonomi ini dipengaruhi juga oleh capaian realisasi investasi Kendal yang ikut melambung.

Saat ini, Kabupaten Kendal memimpin di posisi teratas capaian realisasi investasi di Jawa Tengah tahun 2025 dengan nilai Rp 15,85 T.

"Pertama Kendal, kemudian Kota Semarang dengan Rp 11,14 T, Kabupaten Demak dengan Rp 9,06 T, Kabupaten Batang Rp 6,72 T serta Kabupaten Semarang dengan capaian Rp 4,36 T," katanya, Sabtu (21/2/2026).

Dia juga merinci, capaian realisasi investasi di Kendal meningkat setiap tahunnya. Di tahun 2022, capaian tersebut sebesar Rp 5,1 T, kemudian meningkat di tahun 2023 mencapai Rp 6,3 T.

Capaian itu terus mengalami peningkatan signifikan di tahun 2024 yang mencapai Rp 14,2 T. 

"Tahun 2025 capaian realisasi investasi di Kendal sebesar Rp 15,85 T," tuturnya.

Agus mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi tersebut juga mempunyai multiplier effect yang tinggi terhadap sektor yang lain. 

Data yang ia paparkan menyebut, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 mencapai 4,60 persen. Presentase itu turun dari tahun 2024 yang masih berkisar 5,01 persen.

"Ini tentunya merupakan upaya dari kami dengan terus menekan angka pengangguran melalui program Kendal Job Fair 2025, pengembangan aplikasi Kendal Karir, pelatihan serta MoU dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kendal," paparnya.

Lebih lanjut, penurunan angka pengangguran itu juga berdampak pada menurunnya tingkat kemiskinan di Kendal. Di tahun 2025, angka kemiskinan mencapai 8,40 persen, turun dari tahun sebelumnya yang berada di angka 9,35 persen.

Agus mengungkapkan, penurunan itu tak lepas dari program peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan UMKM, serta penguatan perlindungan sosial yang konsisten dilakukan Pemkab Kendal.

"Penurunan angka kemiskinan mencerminkan perbaikan kesejahteraan masyarakat sekaligus menunjukkan efektivitas berbagai program pemerintah daerah dalam mendukung penurunan kemiskinan," ungkap Agus. (ags) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved