Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kanwil Kemenkum Jateng

Pra Desk Evaluasi ZI, Kemenkum Jateng Matangkan Kesiapan Menuju WBBM

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah menggelar Pra Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah menggelar Pra Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui simulasi yang berlangsung di Aula Kresna Basudewa, Selasa (14/4/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah menggelar Pra Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui simulasi yang berlangsung di Aula Kresna Basudewa, Selasa (14/4//2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan satuan kerja menghadapi evaluasi oleh Tim Penilai Internal (TPI).

Simulasi desk evaluasi dilakukan dengan membuka dan menelaah secara rinci data dukung dari masing-masing kelompok kerja (pokja), guna memastikan kesesuaian substansi dengan indikator penilaian yang telah ditetapkan.

Dalam proses tersebut, seluruh data dukung selama satu tahun ditinjau secara menyeluruh. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran utuh terkait capaian kinerja serta efektivitas pelaksanaan program di lingkungan Kanwil Kemenkum Jawa Tengah.

Pada kesempatan itu, Tim Penilai Internal menegaskan pentingnya kualitas substansi dalam setiap data dukung.

Masing-masing pokja diminta tidak hanya sekadar memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu menunjukkan relevansi dan keterkaitan langsung dengan indikator penilaian.

Pembahasan juga mencakup peran Agen Perubahan dalam mendorong transformasi organisasi.

Di bidang Pelayanan Hukum (Yankum), penilai turut menggali inovasi layanan yang menjadi unggulan.

Perwakilan Yankum memaparkan sejumlah inisiatif, termasuk sistem pelaporan berkelanjutan dari notaris ke Majelis Pengawas Daerah (MPD) hingga ke Majelis Pengawas Wilayah (MPW). 

Usai sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok melalui breakout room.

Setiap pokja melakukan pendalaman terhadap data dukung dan menyempurnakan substansi berdasarkan masukan dari tim penilai.

Melalui kegiatan ini, disimpulkan bahwa kualitas data dukung yang berbasis substansi, perencanaan kerja yang terukur, serta inovasi yang nyata dan berdampak menjadi kunci utama dalam meraih predikat WBBM.

Upaya perbaikan pun akan terus dilakukan melalui diskusi lanjutan guna memastikan kesiapan optimal dalam menghadapi tahapan evaluasi berikutnya. (***)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved