Berita Kendal
Calon Pengantin Dapat Edukasi Pencegahan Stunting di Kendal
Pasangan calon pengantin asal Desa Wonodadi Kecamatan Plantungan Kabupaten Kendal diberikan edukasi khusus menjelang pernikahan.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pasangan calon pengantin asal Desa Wonodadi Kecamatan Plantungan Kabupaten Kendal diberikan edukasi khusus menjelang pernikahan.
Tiga bulan menjelang hari bahagia pasangan Audian dan Ira tersebut, mereka diberi edukasi pencegahan stunting melalui program Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) oleh Pemerintah Kabupaten Kendal.
Sosialisasi dilakukan untuk mendeteksi dini resiko keturunan stunting dari pasangan yang hendak menikah.
Baca juga: Viral Pasangan Pengantin di Temanggung Anti Mainstream, Datang ke Resepsi Naik Gerobak
Jika pengantin terdeteksi berpotensi stunting, Pemkab Kendal akan memberikan penanganan melalui Puskesmas setempat.
Setelahnya, pengantin akan mendapatkan sertifikat sebagai salah satu persyaratan yang diserahkan ke Kantor Urusan Agama (KUA).
Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kabupaten Kendal, Sudarni mengatakan edukasi dilakukan sebagai langkah pencegahan stunting untuk menghasilkan generasi yang berkualitas.
"Terutama bagi para remaja putri mari kita dukung bersama penurunan angka stunting di Kabupaten Kendal, dengan mendaftarkan diri melalui Elsimil 3 bulan sebelum hari pernikahan,"
"Supaya kita untuk menekan angka stunting bisa terlaksana dengan baik." tutur Sudarni.
Ia menerangkan, penyerahan sertifikat elsimil calon pengantin ini merupakan yang pertama dilakukan di Kecamatan Plantungan Kendal.
"Memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menyerahkan sertifikat Elsimil perdana bagi calon pengantin di Kecamatan Plantungan, yaitu kepada Mas Audian dan Mbak lra," ungkapnya.
Camat Plantungan, Robin mengapresiasi atas edukasi serta penyerahan sertifikat Elsimil perdana di wilayah Kecamatan Plantungan.
Menurutnya, program ini perlu mendapat dukungan sebagai upaya dan langkah dalam penanganan stunting.
"Ini bukan langkah akhir namun merupakan awal dalam mengawal penurunan stunting, sehingga harus dikawal bersama-sama agar program baik ini bisa berjalan dengan baik," katanya.
Robin mengimbau warganya agar tak perlu ragu dan takut menjalani pemeriksaan kesehatan. Pihaknya juga telah menyiapkan tim pendamping untuk memberikan penanganan kepada keluarga.
"Jangan ragu untuk mendaftarkan diri melalui Elsimil 3 bulan sebelum hari pernikahan, dan berkomunikasi aktif dengan tim pendamping keluarga,"
| Polres Kendal Buka Posko Aduan, Anggota Koperasi BMJ Silakan Lapor Dugaan Penggelapan |
|
|---|
| Nasib PPPK Paruh Waktu di Kendal Imbas UU HKPD, Abdul Basir: Insya Allah Aman |
|
|---|
| Pemkab Kendal Pastikan 1.106 PPPK Paruh Waktu Tak Terdampak PHK |
|
|---|
| Sosok Mora Shandy, Anggota DPRD Kendal Diduga Kabur 15 Hari Karena Dikejar Nasabah Koperasi BMJ |
|
|---|
| Pengecoran Pantura Kendal Mulai Senin Pekan Depan, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sosialisasi-pencegahan-stunting-kepada-calon-pengantin-di-Kendal.jpg)