LKPP
Katalog Elektronik Dorong P3DN dan Pembangunan Industri Indonesia
Temu Bisnis Aksi Afirmasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Tahap Kedelapan Tahun 2024 digelar di ICE BSD, Tangerang, Selasa (17/09).
TRIBUNJATENG.COM, TANGERANG - Kementerian Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian menggelar Temu Bisnis Aksi Afirmasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Tahap Kedelapan Tahun 2024 di ICE BSD, Tangerang, pada Selasa (17/09).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Deputi Transformasi Pengadaan Digital LKPP Patria Susantosa dan Kepala Biro Humas dan Umum Dwi Rahayu Eka Setiowati.
Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Baca juga: Komitmen Wujudkan Pengadaan Barang dan Jasa yang Kredibel Jadi Kunci untuk Sejahterakan Bangsa
Dalam sambutannya, Luhut menegaskan enam kunci keberlanjutan untuk aksi afirmasi belanja produk dalam negeri, meliputi kewajiban prioritas belanja produk domestik, prioritas belanja UMKM-Koperasi, perluasan sertifikasi TKDN, akselerasi transformasi digital pengadaan, standarisasi dan integrasi data pengadaan, serta penguatan dasar hukum melalui pengesahan RUU PBJ Publik.
Luhut juga mengungkapkan, “Katalog elektronik yang kini menampilkan 9,4 juta item produk merupakan langkah besar dalam memproyeksikan masa depan industri Indonesia. Ini merupakan hasil kerja sama tim yang sangat baik.”
Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba, memaparkan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 mengenai percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk UMKM-Koperasi.
Mira berharap temu bisnis ini dapat mendorong realisasi belanja produk domestik oleh K/L/PD untuk mencapai 95 persen dari anggaran belanja barang/jasa.
Mira juga menekankan perlunya peta jalan untuk pengembangan produk dalam negeri guna menciptakan industri yang berdaya dan mampu memproduksi perangkat teknologi informasi dan komunikasi, yang saat ini masih tergantung pada produk luar negeri.
Dengan demikian, katalog elektronik menjadi alat vital dalam mendukung P3DN, memperkuat efisiensi, dan transparansi proses pengadaan.
Penguatan di berbagai sektor pengadaan akan terus dilakukan untuk memajukan industri domestik. (*)
Baca juga: Peningkatan dan Perbaikan Berkelanjutan pada Ekosistem PBJP, LKPP Hadiri RDP dengan Komisi XI DPR
| Penguatan Pasar UMKK Wujudkan Penyerapan Tenaga Kerja Sebanyak 1,1 Juta Pekerja |
|
|---|
| LKPP Terima Anugerah Anindhita Wistara Data dari BPS |
|
|---|
| LKPP RI Dorong Akselerasi Kapasitas SDM Melalui Pendekatan Agile |
|
|---|
| Aplikasi Daftar Hitam Nasional Versi 3 Tingkatkan Akurasi dan Minimalkan Human Error |
|
|---|
| LKPP Lakukan Uji Coba Transaksi Menggunakan Katalog Elektronik Versi 6 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Temu-Bisnis-Aksi-Afirmasi-Peningkatan-Penggunaan-Produk.jpg)