Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Dinkop Jateng Dorong UMKM Go Digital, Manfaatkan Peluang Pasar yang Lebih Luas

Dinas Koperasi (Dinkop) UKM Jawa Tengah mendorong pelaku UMKM melek digital marketing.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: raka f pujangga
Iqbal/Tribunjateng
Suasana stan pameran Hari Santri Nasional 2024 di Lapangan Kridosono Blora, Senin (21/10/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Dinas Koperasi (Dinkop) UKM Jawa Tengah mendorong pelaku UMKM melek digital marketing.

Itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah,  Eddy Sulistiyo Bramiyanto, saat mengunjungi stand pameran Hari Santri Nasional tahun 2024, di Lapangan Kridosono Blora.

Pameran itu digelar selama dua hari Senin (21/10/2024) dan Selasa (22/10/2024).

Baca juga: Keluarga Harap Nusron Wahid Tidak Tinggalkan Jiwa Santri, Jabat Menteri ATR/BPN Kabinet Merah Putih

Dalam pameran tersebut diisi dengan Expo Produk Santri, Expo Multi Produk, Festival Kuliner, Talkshow, Pentas Seni dan Hiburan. 

Eddy Sulistiyo Bramiyanto, menjelaskan bahwa dalam Pameran Hari Santri tersebut terdapat sekitar 70 stand pameran.

"Ada 70 stand dari produk-produk inkubasi, produk-produk pondok pesantren, dan juga produk kuliner.  Kami bekerja sama dengan pengelola pondok pesantren, koperasi pesantren dan produk UKM yang dikelola pesantren," terangnya, Senin (21/10/2024).

Eddy menejelaskan selama ini pihaknya juga terus melakukan pendampingan dengan mendorong para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usahanya dengan digital marketing.

"Digital marketing terus kami dorong untuk dioptimalkan Karena itu adalah pasar yang sebenarnya berkontribusi besar terhadap penjualan produk-produk UMKM," jelasnya.

Kemudian, kata Eddy, kerjasama dengan e-commerce untuk memberi pelatihan pengetahuan pada seluruh UMKM tentang marketing online dan sebagainya juga y lah dilakukan.

Baca juga: Pameran Hari Santri Nasional di Blora: Santri Unjuk Gigi, Produk Unggulan Dipamerkan

Selain itu, pendamping UMKM yang kerjasama dengan para pengelola pondok pesantren juga telah kita lakukan bahkan produksi yang dihasilkan dari pondok pesantren ini luar biasa.
 
"Pesantren kalau kita lihat luar biasa, tinggal bagaimana kita mau secara masih mengoptimalkan. Kami dalam pondok pesantren ada potensi yang luar luar biasa bahkan ada juga yang hasil pasarnya hingga luar negeri," paparnya.(Iqs)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved