Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Miftakhutin Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda di Batang

Batik Rifa'iyah resmi menyandang predikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dari Kementerian Kebudayaan RI.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
GALERI BATIK RIFAIYAH BATANG
MEMBATIK - Pembatik saat membatik motif Rifaiyah di galeri Batik Rifaiyah Desa Kalipucang, Kabupaten Batang, Kamis (16/10/2025). Seusai menyandang predikat WBTb, pegiat batik Miftakhutin mulai menyusun skenario untuk menumbuhkan tunas-tunas muda pembatik di Desa Wisata Kalipucang Wetan. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Batik Rifa'iyah resmi menyandang predikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dari Kementerian Kebudayaan RI.

Penetapan ini diumumkan di Jakarta pada 7 Oktober 2025, menjadi tonggak penting bagi pelestarian batik khas Batang yang sarat nilai spiritual dan sejarah.

Pengakuan tersebut disambut hangat oleh Miftakhutin, pegiat Batik Rifa'iyah yang selama ini konsisten menjaga warisan para leluhur.

Baca juga: 875 Buruh Tani di Kecamatan Bawang Batang Terima BLT DBHCHT

Dia menyebut, momentum ini bukan sekadar pengakuan, melainkan panggilan untuk menghidupkan kembali kejayaan batik yang sempat meredup.

“Batik Rifa'iyah sudah lama ada, tapi baru sekarang bisa bangkit lagi. Kami segera berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pengakuan ini benar-benar mengembalikan marwah Batik Rifa'iyah seperti dulu,” ujar Miftakhutin, Kamis (16/10/2025).

Tak hanya soal pelestarian, tantangan terbesar yang dihadapi para perajin adalah regenerasi.

Miftakhutin menegaskan, pihaknya mulai menyusun skenario untuk menumbuhkan tunas-tunas muda pembatik di Desa Wisata Kalipucang Wetan.

"Kami ingin anak-anak muda ikut terlibat. Kalau tidak dimulai sekarang, Batik Rifa'iyah bisa kehilangan penerusnya,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved