Berita Batang
Miftakhutin Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda di Batang
Batik Rifa'iyah resmi menyandang predikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dari Kementerian Kebudayaan RI.
Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Batik Rifa'iyah resmi menyandang predikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dari Kementerian Kebudayaan RI.
Penetapan ini diumumkan di Jakarta pada 7 Oktober 2025, menjadi tonggak penting bagi pelestarian batik khas Batang yang sarat nilai spiritual dan sejarah.
Pengakuan tersebut disambut hangat oleh Miftakhutin, pegiat Batik Rifa'iyah yang selama ini konsisten menjaga warisan para leluhur.
Baca juga: 875 Buruh Tani di Kecamatan Bawang Batang Terima BLT DBHCHT
Dia menyebut, momentum ini bukan sekadar pengakuan, melainkan panggilan untuk menghidupkan kembali kejayaan batik yang sempat meredup.
“Batik Rifa'iyah sudah lama ada, tapi baru sekarang bisa bangkit lagi. Kami segera berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pengakuan ini benar-benar mengembalikan marwah Batik Rifa'iyah seperti dulu,” ujar Miftakhutin, Kamis (16/10/2025).
Tak hanya soal pelestarian, tantangan terbesar yang dihadapi para perajin adalah regenerasi.
Miftakhutin menegaskan, pihaknya mulai menyusun skenario untuk menumbuhkan tunas-tunas muda pembatik di Desa Wisata Kalipucang Wetan.
"Kami ingin anak-anak muda ikut terlibat. Kalau tidak dimulai sekarang, Batik Rifa'iyah bisa kehilangan penerusnya,” pungkasnya. (*)
| Tender Ulang Jembatan Kalibelo, Harapan Baru Konektivitas dan Ekonomi Batang |
|
|---|
| Detik-Detik Warga Batang Hilang di Sungai, Sempat Diajak Pulang tapi Menolak |
|
|---|
| Disdikbud Batang Pastikan TKA Berjalan, Tekankan Kejujuran dan Kenyamanan Siswa |
|
|---|
| 2.646 TKA Serbu Batang, Kepala Disnaker: Jangan Sampai Warga Lokal Hanya Jadi Penonton |
|
|---|
| Galangan Kapal Batang Disiapkan Terintegrasi Giant Sea Wall, Dorong Ekonomi Maritim Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251016-_-Pembatik-Rifaiyah-Batang.jpg)