Berita Batang
Sungai Sono Menghitam, Bupati Batang Geram: IPAL Buruk, Sanksi Menanti!
Alirannya yang bermuara ke Pantai Sigandu tak lagi membawa kesejukan, melainkan kekhawatiran.
Penulis: dina indriani | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Air Sungai Sono yang dulu jernih kini berubah kelam.
Alirannya yang bermuara ke Pantai Sigandu tak lagi membawa kesejukan, melainkan kekhawatiran.
Pemandangan memilukan itu disaksikan langsung oleh Bupati Batang, Faiz Kurniawan, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kecamatan Kandeman, Senin (27/10/2025).
Baca juga: Batang Percantik Alun-alun Kota, Warga Sambut Ruang Publik yang Lebih Estetik
Langkah kaki Faiz terhenti di tepian sungai, matanya menyapu permukaan air yang pekat, jauh dari kata layak.
Ia tak bisa menyembunyikan rasa kecewa.
“Coba lihat warnanya, sangat pekat. Ini bukan sekadar kotor, tapi sudah melampaui batas,” tuturnya dalam keterangan rilis, Selasa (28/10/2025).
Dugaan pencemaran mengarah pada aktivitas industri.
Nama PT Sukorintex disebut sebagai pihak yang diduga menjadi sumber utama pencemaran.
Buruknya kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pabrik menjadi sorotan utama.
“Data menunjukkan tingkat kekeruhan air mencapai 250, padahal ambang normal hanya 20. Itu artinya 25 kali lipat lebih buruk,” beber Faiz.
Tak berhenti di situ, ia juga mengungkap kadar BOD dan COD yang melonjak tajam.
Dua indikator pencemar organik itu menunjukkan bahwa air sungai kini miskin oksigen, penuh limbah, dan nyaris tak ramah bagi makhluk hidup.
“Ekosistem sungai bisa rusak total. Lahan pertanian di sekitarnya juga terancam. Kalau dibiarkan, ini akan berdampak jangka panjang bagi petani dan lingkungan,” tegasnya.
Menanggapi kondisi darurat ini, Pemkab Batang tak tinggal diam.
Faiz menyebut gerakan terpadu bersama Dinas Lingkungan Hidup, Satgas Lingkungan, Polres, Kejaksaan, dan instansi terkait lainnya.
| DP3AP2KB Batang Tangani 65 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak 2025, Didominasi Kekerasan Seksual |
|
|---|
| Sawah Produktif Jadi Wisata Rob, PMI Batang Tebar Ribuan Bibit Mangrove dan Ikan di Denasri Kulon |
|
|---|
| Iming-iming Uang Ratusan Juta Rupiah Diduga Jadi Awal Mula Video Bandar Membara Bergetar |
|
|---|
| Lawan Stunting Lewat Dapur, Festival Gemarikan Batang Ubah Ikan Jadi Menu Kreatif Keluarga |
|
|---|
| Berkaca dari Kasus Little Aresha Jogja, DP3AP2KB Batang Pastikan 14 Daycare Berizin Layak Operasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251027_sidak-ke-Kecamatan-Kandeman.jpg)