Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Kado Tahun Baru, Kenaikan Pangkat Jadi Penyemangat ASN Batang

Senyum sumringah tampak di wajah sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) saat berdiri di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026) pagi.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: galih permadi
Istimewa/Dok Kominfo Batang
PEMKAB BATANG - Bupati Batang. M Faiz Kurniawan (kiri), menyerahkan SK Kenaikan Pangkat kepada ASN saat Apel Pagi di halaman Pendapa Kabupaten Batang. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Senyum sumringah tampak di wajah sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) saat berdiri di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026) pagi.


Di awal tahun baru, mereka menerima kado istimewa berupa Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat langsung dari Bupati Batang, M Faiz Kurniawan.


Bagi para ASN tersebut, kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan golongan, tetapi juga pengakuan atas kerja keras yang selama ini dijalani. 

Baca juga: Berikut Ini Spesifikasi Voxy Mobil Keluarga yang Ringsek Kecelakaan di Tol Batang Tewaskan Imam Dwi

Kronologi Bu Lurah Kecelakaan di Kendal: Tabrak Pemotor Kurang Waspada saat Menyeberang

Pengabdian 15 Tahun Sirna, Kisah Cleaning Service Kena PHK Usai Buang Sampah Tembakau di Purbalingga

Potret Pemakaman Jenazah Seberat 200 Kg di Solo, 12 Personel Damkar Diterjunkan


Total ada 13 ASN yang menerima kenaikan pangkat, mulai dari pejabat fungsional yang naik ke golongan IV/C, IV/A, IV/B, hingga III/D.


Di hadapan ratusan ASN peserta apel, Faiz menegaskan bahwa kenaikan pangkat harus menjadi pemantik semangat baru, bukan sekadar pencapaian administratif.


“Kenaikan pangkat ini kami harapkan diiringi dengan peningkatan kinerja, peningkatan semangat, serta peningkatan khidmat dan dedikasi, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.


Namun, euforia awal tahun tersebut juga dibingkai dengan pesan realistis. 


Faiz mengingatkan bahwa tahun 2026 bukanlah tahun yang mudah bagi Pemerintah Kabupaten Batang.


Kondisi fiskal daerah menghadapi tantangan serius akibat pemotongan transfer keuangan dari pemerintah pusat.


Situasi itu, menurutnya, menuntut perubahan cara kerja seluruh ASN, dari level pimpinan hingga staf paling bawah.


“Tidak hanya efisiensi, tetapi dari tingkat bupati, pimpinan OPD, hingga staf, semuanya harus menggunakan pola adaptif yang baru dalam pelaksanaan tugas,” katanya.


Di tengah keterbatasan anggaran dan tuntutan kinerja yang semakin tinggi, Faiz mengajak ASN melihat Pemerintah Kabupaten Batang sebagai rumah bersama. 


Rumah yang harus dijaga, dirawat, dan dipertahankan dengan rasa memiliki.


“Rumah pemerintah daerah Kabupaten Batang adalah rumah kita bersama. Tempat kita tumbuh, berkembang, dan membesarkan putra-putri kita. Oleh sebab itu, jaga betul rumah ini dengan baik,” ujarnya.


Ia menilai tantangan bisa datang dari luar maupun dari dalam organisasi. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved