Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Pemkab Batang Kejar Pembangunan Sekolah Rakyat, Diproyeksi Dongkrak Ekonomi Warga Subah

Pemerintah Kabupaten Batang terus mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Dok Dinsos Batang
SEKOLAH RAKYAT - Kepala Dinsos Batang saat meninjau lahan yang akan digunakan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.Pemerintah Kabupaten Batang terus mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Jumat (5/6/2026).  

Pemkab Batang Kejar Pembangunan Sekolah Rakyat, Diproyeksi Dongkrak Ekonomi Warga Subah

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang terus mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah

Selain menjadi proyek pendidikan nasional, keberadaan sekolah berasrama tersebut diproyeksikan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Dinas Sosial Kabupaten Batang menyebut kesiapan administrasi dan lahan pembangunan kini hampir rampung sepenuhnya. 

Berbagai dokumen pendukung mulai dari lingkungan, tata ruang hingga legalitas lahan telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Kepala Dinas Sosial Batang, Willopo mengatakan, proyek Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang didukung penuh pemerintah daerah melalui penyediaan lahan dan kelengkapan dokumen administrasi.

“Progres kesiapan dokumen sudah mencapai sekitar 99,99 persen. Dokumen lingkungan seperti UKL-UPL dan DED hampir selesai, setelah itu dilanjutkan proses PBG dan Andalalin,” kata Willopo kepada Tribunjateng, Jumat (5/6/2026). 

Dia menjelaskan, lokasi pembangunan telah dipastikan sesuai tata ruang dan bebas dari persoalan hukum maupun sengketa lahan. 

Sekolah Rakyat nantinya dibangun di atas lahan seluas sekitar 8,3 hektare di Desa Celapar.

“PKKPR sudah terbit dan lokasi masuk kawasan permukiman perkotaan. Lahan juga dipastikan tidak masuk kawasan LSD maupun LP2B, sertifikatnya lengkap dan statusnya clean and clear,” jelasnya.

Pemkab Batang menargetkan tahapan awal pembangunan mulai berjalan pada Juni 2026. 

Beberapa proses yang dipersiapkan meliputi tender proyek, penghapusan aset, cut and fill hingga land clearing sebagai bagian pematangan lahan.

“Harapannya Juli nanti konstruksi fisik sudah bisa dimulai,” ungkapnya.

Menurut Willopo, keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan akses pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan efek ekonomi berantai bagi warga sekitar Kecamatan Subah.

Kebutuhan siswa berasrama, guru, tenaga kependidikan hingga pekerja outsourcing diperkirakan akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal, mulai dari penyediaan bahan pangan, jasa laundry, hingga kebutuhan harian lainnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved