Berita Batang
Foto-foto Candi Bata Gringsing Batang yang Kini Terancam Terkubur
Di kawasan perbukitan Gringsing, Kabupaten Batang, berdiri sebuah situs cagar budaya yang diyakini menyimpan
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Candi Bata Gringsing di Batang diduga masih menyimpan struktur utama yang belum terungkap.
- Disdikbud Batang mengusulkan ekskavasi lanjutan dan penataan kawasan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 2 miliar.
- Keterbatasan dana menjadi kendala utama upaya pelestarian dan pengungkapan situs cagar budaya tersebut.
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Di kawasan perbukitan Gringsing, Kabupaten Batang, berdiri sebuah situs cagar budaya yang diyakini menyimpan jejak peradaban kuno.
Candi Bata Gringsing, yang disebut-sebut sebagai salah satu candi tertua di Jawa Tengah, hingga kini belum sepenuhnya terungkap dan masih menyimpan banyak teka-teki sejarah.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menilai situs tersebut memiliki potensi besar untuk mengungkap struktur candi secara utuh.
Bagian puncak bukit yang belum pernah tersentuh penggalian arkeologis diduga kuat menyimpan bangunan utama candi yang selama ini masih tersembunyi.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Batang, Camelia Dewi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan sejumlah kajian lanjutan kepada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Batang.
Kajian tersebut meliputi rencana ekskavasi lanjutan, penataan kawasan situs, hingga penguatan struktur bata candi yang kondisinya semakin rapuh.
Baca juga: CATAT! Mulai Tahun 2026 Inilah Daftar 21 Penyakit yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan
“Masih ada bagian di atas bukit yang perlu dibuka.
Dugaan kami, struktur candinya belum sepenuhnya terlihat,” kata Camelia kepada Tribunjateng, Minggu (1/2/2026).
Meski demikian, rencana pengungkapan lanjutan situs bersejarah ini menghadapi kendala serius, terutama dari sisi pendanaan.
Disdikbud Batang memperkirakan kebutuhan anggaran untuk proses ekskavasi lanjutan mencapai sekitar Rp 2 miliar.
“Anggarannya cukup besar dan belum terakomodasi di tahun 2026,” ungkapnya.
Selain kegiatan penggalian, kajian zonasi kawasan candi juga menjadi fokus penting.
Penetapan zona inti, zona penyangga, dan zona pemanfaatan dinilai sangat diperlukan agar upaya pelestarian tidak berbenturan dengan aktivitas pembangunan di sekitar situs.
Disdikbud Batang juga mengusulkan kajian konsolidasi struktur bangunan guna menata kembali susunan bata candi agar mendekati bentuk aslinya.
| Panen Raya Kopi Batang Dibayangi Pencurian, Petani Terpaksa Petik Buah Belum Matang |
|
|---|
| Tahun Ini Pemkab Batang Target Rehab 600 Rumah, Prioritas Keluarga Miskin Ekstrem |
|
|---|
| "Tak Usah Cari Muka atau Setor Duit" Bupati Batang Sentil Pejabat Baru saat Pelantikan |
|
|---|
| ASN Batang Diajak Hadapi Tantangan Era Digital dengan Semangat Kebangkitan Nasional |
|
|---|
| TBC di Batang Masih Jadi PR Besar, Dinkes Genjot Skrining untuk Kejar Target Eliminasi 2030 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260202_candi-bata-4.jpg)