Berita Batang
Penataan PKL Jadi Prioritas Bupati Batang
Penataan pedagang kaki lima (PKL) menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Batang dalam upaya menciptakan
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Penataan pedagang kaki lima (PKL) menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Batang dalam upaya menciptakan tata kota yang rapi, nyaman, dan berdaya saing.
Bupati Batang, M Faiz Kurniawan menegaskan, penertiban bukan semata-mata soal larangan, melainkan membangun kesadaran bersama tentang pemanfaatan ruang publik secara tepat.
“Pada prinsipnya kita membangun kesadaran bersama untuk menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Tempat untuk berjalan kita pakai untuk berjalan, tempat untuk kendaraan kita pakai untuk kendaraan, dan tempat untuk berjualan kita pakai untuk tempat berjualan,” kata Bupati Batang kepada Tribunjateng, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, kota yang tertata dengan baik memiliki potensi tumbuh lebih cepat dibandingkan kota yang tata ruangnya semrawut.
Karena itu, penataan PKL dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan daerah.
Baca juga: Masih Ingat Riyoso Eks Plt Sekda Ricuh Donasi Demo Warga Pati? Bungkam Saat Diperiksa KPK
Saat ditanya mengenai relokasi pedagang, Faiz menjelaskan bahwa kebijakan tersebut disesuaikan dengan konteks dan status lahan yang digunakan sebelumnya.
Jika lokasi berjualan sebelumnya merupakan hasil kerja sama dengan pemerintah daerah, maka Pemkab akan menyiapkan solusi relokasi.
“Kalau memang lokasinya dulu dikerjasamakan dengan pemerintah daerah, kita akan carikan relokasi,” tegasnya.
Sebagai contoh, PKL yang sebelumnya berjualan di kawasan Alun-alun telah disiapkan tempat relokasi di area Asrama Polres.
Selain itu, Pemkab juga memfokuskan penempatan pedagang di sepanjang Jalan Ahmad Dahlan sebagai alternatif lokasi berjualan yang lebih tertib.
Ia menegaskan, langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak serta-merta menertibkan tanpa solusi.
Penataan dilakukan bersamaan dengan penyediaan ruang yang layak agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.
“Pada prinsipnya, meskipun ada penertiban, pemerintah sudah menyiapkan tempat,” tutupnya.
Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan solusi relokasi, Pemkab Batang berharap penataan PKL dapat berjalan kondusif sekaligus mendorong terciptanya wajah kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Ito)
Tribunjateng.com
Mbangun Batang
pedagang kaki lima
Pedagang Kaki Lima Liar
Muh Radlis
Bupati Batang M Faiz Kurniawan
M Faiz Kurniawan
Tito Isna Utama
| Bupati Batang Buka Panggung Anak Muda, Dinas Diminta Berhenti Jadi Event Organizer |
|
|---|
| 825 Petugas Sensus Siap Sapu Bersih Data Ekonomi Batang, Dari Tukang Becak hingga Perusahaan KEK |
|
|---|
| Tambak Udang di Tengah Hamparan Sawah Batang Berujung Kasus Hukum, Warga Justru Mengaku Diuntungkan |
|
|---|
| Pemkab Batang Pastikan Proyek TPST Dibangun Tahun Ini, Layani 9 Kecamatan |
|
|---|
| Kecelakaan di Pantura Batang Akibat Beda Tinggi Jalan, Pemotor Oleng dan Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260225_pkl.jpg)