Berita Batang
Bupati Batang Lantik 3 Orang Bernama Budi Pimpin OPD, Tekankan Merit dan Integritas Tanpa Kompromi
Momen pelantikan pejabat tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, menghadirkan suasana
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Momen pelantikan pejabat tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, menghadirkan suasana unik sekaligus penuh pesan tegas, Rabu (1/4/2026).
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, melantik tiga pejabat yang sama - sama memiliki nama depan Budi, sekaligus menegaskan komitmennya terhadap sistem merit dan integritas tanpa kompromi.
Pelantikan yang digelar di Aula Kantor Bupati Batang itu menetapkan Budiyono sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Budi Santoso sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Imam Budiono sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Batang secara definitif.
Bupati Batang, mengingat pelajaran membaca saat duduk di bangku sekolah dasar.
“Dulu kita belajar membaca ‘ini Budi’. Hari ini yang dilantik ada tiga Budi: Budiono, Budi Santoso, dan Budiyono,” kata Bupati Batang kepada Tribunjateng, Rabu (1/4/2026).
Namun di balik candaan tersebut, Faiz menegaskan bahwa proses seleksi pejabat dilakukan secara objektif dan profesional melalui panitia seleksi (pansel).
Baca juga: Fakta Baru Kasus Guru Ngaji Cabul di Kebumen, Korban Bertambah, Polisi Minta Korban Lain Melapor
Ia bahkan mengaku tidak mengenal secara personal para pejabat yang dilantik.
“Ini betul-betul berdasarkan nilai. Saya tidak kenal satu per satu yang dilantik. Semua hasil pansel,” jelasnya.
Lebih dari sekadar pelantikan, Faiz menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja maksimal dalam melayani masyarakat.
“Tidak semua orang mendapat kesempatan menjadi pejabat. Maka jalankan tugas sebaik mungkin untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
Ia juga mengeluarkan peringatan keras terkait potensi pelanggaran hukum di lingkungan birokrasi.
“Ini bukan lagi sekadar imbauan. Jika saya menemukan penyimpangan, akan ditindak tegas dan dibawa ke jalur hukum,” jelasnya.
Kepada ASN yang belum berhasil dalam seleksi jabatan tinggi pratama, Faiz meminta agar tidak berkecil hati.
Ia menekankan bahwa kesempatan masih terbuka luas di masa mendatang.
“Jangan patah semangat. Masa depan ditentukan oleh usaha bapak ibu sendiri, bukan oleh saya atau pejabat lainnya,” tutupnya. (Ito)
| Bupati Batang Buka Panggung Anak Muda, Dinas Diminta Berhenti Jadi Event Organizer |
|
|---|
| 825 Petugas Sensus Siap Sapu Bersih Data Ekonomi Batang, Dari Tukang Becak hingga Perusahaan KEK |
|
|---|
| Tambak Udang di Tengah Hamparan Sawah Batang Berujung Kasus Hukum, Warga Justru Mengaku Diuntungkan |
|
|---|
| Pemkab Batang Pastikan Proyek TPST Dibangun Tahun Ini, Layani 9 Kecamatan |
|
|---|
| Kecelakaan di Pantura Batang Akibat Beda Tinggi Jalan, Pemotor Oleng dan Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260401_M-Faiz-Kurniawan.jpg)