Berita Batang
Audit BPK hingga Tari Babalu Jadi Sorotan Apel Pagi Pemkab Batang
Apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, menjadi pesan penting untuk barisan rapi para Aparatur Sipil Negara (ASN)
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, menjadi pesan penting untuk barisan rapi para Aparatur Sipil Negara (ASN), tentang akuntabilitas keuangan daerah hingga ajakan mempererat kebersamaan menjelang Hari Jadi Batang, Selasa (7/4/2026).
Pj Sekretaris Daerah Batang, Sri Purwaningsih, memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan satu hal krusial, kelancaran audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak lengah dan sigap memenuhi setiap permintaan data dari tim pemeriksa.
“Kalau ada permintaan data, harus segera dipenuhi.
Ini bagian dari tanggung jawab kita menjaga kepercayaan publik,” kata Pj Sekda Batang kepada Tribunjateng, Selasa (7/4/2026).
Instruksi tersebut bukan tanpa alasan.
Audit BPK menjadi salah satu tolok ukur utama dalam menilai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Keterlambatan atau ketidaksiapan data bisa berdampak pada penilaian kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan.
Selain menekankan disiplin administratif, Sri juga mengingatkan pentingnya komunikasi aktif antara OPD dan pimpinan.
Terutama dalam merespons permintaan data, baik berupa dokumen fisik maupun digital, agar tidak terjadi miskomunikasi yang berpotensi menghambat proses audit.
Di sisi lain, suasana apel juga diwarnai kebahagiaan.
Sebanyak 139 ASN menerima Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat, yang terdiri dari 40 pejabat struktural, 29 pejabat fungsional, dan 70 ASN pelaksana.
Kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi motivasi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tapi juga tanggung jawab untuk bekerja lebih baik dan profesional,” ujarnya.
Menariknya, apel pagi kali ini juga menjadi pembuka semangat menyambut rangkaian Hari Jadi Kabupaten Batang.
Seluruh ASN diajak tak hanya berkontribusi melalui kinerja, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kebersamaan.
Mulai dari aksi kebersihan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap aset daerah, hingga agenda budaya dan olahraga yang sarat kebersamaan.
Kirab budaya pada 18 April dan jalan sehat pada 20 April menjadi dua agenda besar yang ditunggu-tunggu.
Puncaknya, para ASN akan ikut serta dalam Tari Babalu usai jalan sehat sebuah simbol kekompakan yang dikemas dengan sentuhan santai dan meriah.
Bahkan, Sri sempat memberi instruksi unik terkait dresscode.
“Kaos merah, bawahan hitam, dan wajib pakai kacamata hitam.
Tidak harus mahal, yang penting kompak,” tutupnya.
Melalui perpaduan antara penekanan disiplin kerja dan penguatan solidaritas, apel pagi ini mencerminkan wajah birokrasi yang tidak hanya profesional, tetapi juga humanis.
Pemkab Batang pun berharap, semangat ini mampu menjaga integritas pemerintahan sekaligus mempererat kebersamaan antar ASN dalam melayani masyarakat. (Ito)
| Bupati Batang Buka Panggung Anak Muda, Dinas Diminta Berhenti Jadi Event Organizer |
|
|---|
| 825 Petugas Sensus Siap Sapu Bersih Data Ekonomi Batang, Dari Tukang Becak hingga Perusahaan KEK |
|
|---|
| Tambak Udang di Tengah Hamparan Sawah Batang Berujung Kasus Hukum, Warga Justru Mengaku Diuntungkan |
|
|---|
| Pemkab Batang Pastikan Proyek TPST Dibangun Tahun Ini, Layani 9 Kecamatan |
|
|---|
| Kecelakaan di Pantura Batang Akibat Beda Tinggi Jalan, Pemotor Oleng dan Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260407_apel-asn-batang.jpg)