Berita Batang
Pemkab Batang Kaji Ulang Penataan Dracik Kampus, Pedagang: Katanya Sudah Dianggarkan
Rencana penataan kawasan Lapangan Dracik Kampus kembali mencuat dalam wacana pembangunan Pemerintah Kabupaten Batang.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Rencana penataan kawasan Lapangan Dracik Kampus kembali mencuat dalam wacana pembangunan Pemerintah Kabupaten Batang.
Kawasan yang selama bertahun - tahun menjadi pusat aktivitas masyarakat itu kembali disebut akan disulap menjadi ikon baru Kota Batang.
Namun hingga kini, belum ada kepastian realisasi maupun perencanaan teknis yang jelas.
Pemerintah bahkan mengakui penataan kawasan tersebut masih sebatas kajian dan belum masuk tahap pelaksanaan.
Kondisi itu memunculkan kritik terhadap keseriusan Pemkab Batang dalam merealisasikan janji penataan kawasan yang sudah digaungkan sejak beberapa tahun terakhir.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Batang, Tatang Sontani mengatakan, hingga tahun ini pihaknya belum memiliki perencanaan khusus untuk penataan Dracik Kampus.
“Kalau dari DPRKP itu memang sampai tahun ini kita belum ada perencanaan untuk yang Dracik. Kita masih berkutat di Alun-alun Batang dan Alun-alun Bandar,” kata Tatang kepada Tribunjateng, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Banyumas Kekurangan 1.788 Guru, Guru Honorer Malah Akan Dihentikan pada 2026
Ia juga menyebut, pembahasan kawasan Dracik saat ini masih berada di tingkat perencanaan Bapperida dan belum memiliki gambaran teknis yang jelas.
“Kalau Dracik kita belum ada bayangan. Itu masih di wilayahnya sana. Jadi masih perencanaan di wilayahnya Bappeda,” ucapnya.
Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan narasi besar yang selama ini disampaikan pemerintah mengenai transformasi kawasan Dracik Kampus menjadi ruang publik modern terintegrasi yang menggabungkan fungsi pendidikan, olahraga, hiburan, hingga pusat kuliner.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bapperida Batang, Nona Yulistya Suyono menyebut kawasan Dracik memang telah masuk program prioritas perencanaan Pemkab Batang.
Namun, hingga kini langkah pemerintah masih sebatas rencana kajian dan penyusunan konsep penataan.
“Ke depan akan kita lakukan kajian terkait penataan dan pengembangannya, supaya kawasan ini menjadi lebih cantik, menarik, dan representatif sebagai ruang publik,” kata Nona.
Di tengah besarnya wacana tersebut, para pedagang dan masyarakat sekitar justru menilai pemerintah terlalu lama bergerak.
Sebab, rencana penataan Dracik Kampus bukan isu baru.
| Insiden Bocah Terbakar di Batang Berujung Laporan Polisi, Lurah Sebut Ada 2 Versi Cerita Berbeda |
|
|---|
| Pemkab Batang Pastikan Tak Ada PHK Guru Non ASN, Status Jadi Pendamping Belajar |
|
|---|
| Bupati Faiz Buka Suara, Batang Tak Beli Mobil Listrik Justru Kejar Pendapatan dari SPKLU |
|
|---|
| Sapi Jumbo 900 Kg Milik Peternak Batang Dipilih Jadi Kurban Presiden RI |
|
|---|
| Dispaperta Batang: Hewan Kurban Harus Halal dan Bebas Penyakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260512_DRACIK-KAMPUS.jpg)