Haji 2026
Takziah di Tenda Arafah, Bupati Batang Doakan Jemaah Wafat Husnul Khatimah
Bupati Batang mengunjungi seluruh rombongan jemaah haji asal Kabupaten Batang di tenda-tenda pemondokan Arafah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026).
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Di tengah rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengunjungi seluruh rombongan jemaah haji asal Kabupaten Batang di tenda-tenda pemondokan Arafah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026).
Dalam kunjungan yang didampingi ulama muda Batang KH Anang Rikza Masyhadi itu, Bupati Faiz tidak hanya menyemangati jemaah, tetapi juga menyempatkan bertakziah dan memanjatkan doa bagi jemaah asal Kecamatan Limpung yang wafat menjelang wukuf.
Suasana haru terlihat saat Bupati Faiz mendatangi tenda dan bertemu langsung dengan istri almarhum jemaah haji asal Limpung.
Di hadapan keluarga, dia turut mendoakan agar almarhum mendapat husnul khatimah dan seluruh keluarga diberikan ketabahan.
Baca juga: Mbah Kuni Digendong Menuju Jamarat, Sepenggal Kisah Jemaah Haji Asal Batang di Tanah Suci
• Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Batang Ingatkan Kekuatan Indonesia Hadapi Tantangan Dunia
“Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT."
"Untuk seluruh jemaah Batang, semoga menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta kembali ke Tanah Air dengan selamat,” kata Bupati Faiz, Senin (1/6/2026).
Selain bertakziah, Bupati juga berkeliling menyapa jemaah yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Kabupaten Batang.
Satu di antaranya di tenda Jemaah Haji KBIHU Muzdalifah Bandar binaan Pondok Modern Tazakka yang menyambut kedatangannya penuh hangat.
Menurut Faiz, jemaah asal Batang patut bersyukur karena rangkaian ibadah Armuzna dapat dijalani secara lancar.
Dia berharap pengalaman spiritual selama berhaji mampu membawa perubahan positif ketika para jemaah kembali ke tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, jemaah asal Batang bisa menyelesaikan tahapan penting ibadah haji secara baik."
"Harapannya, sepulang dari Tanah Suci bisa menjadi pribadi yang lebih peduli, membawa manfaat, dan menebarkan kebaikan untuk lingkungan sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Modern Tazakka, KH Anizar Masyhadi menuturkan bahwa kemabruran haji tidak hanya tercermin dari ibadah ritual, tetapi juga dari sikap sosial seseorang setelah pulang dari Tanah Suci.
Dia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW bahwa tanda haji mabrur ialah gemar membantu sesama dan menebarkan kedamaian di lingkungan masyarakat.
“Makna haji itu bukan hanya selesai menjalankan rukun dan wajib haji, tetapi bagaimana setelah pulang mampu memberi manfaat bagi orang lain dan membawa suasana damai di tengah masyarakat,” ungkapnya. (*)
| Mbah Kuni Digendong Menuju Jamarat, Sepenggal Kisah Jemaah Haji Asal Batang di Tanah Suci |
|
|---|
| 93 Jemaah Titip Penyembelihan Dam Haji ke Baznas Kabupaten Semarang |
|
|---|
| Jelang Wukuf, Jemaah Haji Purbalingga Diingatkan Jaga Fisik Sejak Awal di Mekkah |
|
|---|
| Kabar Duka, Jamaah Haji Kloter 44 SOC Asal Blora Meninggal, Sempat Dirawat di Rumah Sakit |
|
|---|
| Bikin Geleng Kepala, Koper Jemaah Haji Indonesia Dibongkar di Jeddah, Bawa 100 Slop Rokok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260601-_-Bupati-Batang-di-Arafah-Arab-Saudi.jpg)