Berita Batang
PAD Batang Melonjak, Pengembalian Dana PLN Rp7 Miliar Jadi Pemicu Kenaikan Pendapatan
Tambahan pendapatan itu membuat realisasi lain-lain PAD yang sah melonjak hingga 296 persen dari target yang ditetapkan
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
PAD Batang Melonjak, Pengembalian Dana PLN Rp7 Miliar Jadi Pemicu Kenaikan Pendapatan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Batang menunjukkan tren positif hingga Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Batang mencatat realisasi PAD telah mencapai 39,21 persen per 22 Mei 2026, dengan lonjakan tertinggi berasal dari kategori lain - lain PAD yang sah.
Kenaikan signifikan tersebut dipicu adanya pengembalian dana dari PLN melalui Dinas Perhubungan dengan nilai mencapai sekitar Rp7 miliar.
Tambahan pendapatan itu membuat realisasi lain-lain PAD yang sah melonjak hingga 296 persen dari target yang ditetapkan.
Demikian yang disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih seusai melaksanakan paparan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) periode Januari hingga Mei 2026 dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan APBD di Aula Bupati Batang.
“Lain-lain PAD yang sah menjadi penyumbang kenaikan tertinggi, salah satunya karena adanya pengembalian PLN dari Dinas Perhubungan sekitar Rp7 miliar,” kata Sri kepada Tribunjateng, Kamis (4/6/2026).
Selain itu, sektor pajak daerah juga menunjukkan progres positif dengan realisasi mencapai 34,45 persen.
Sementara retribusi daerah tercatat sebesar 38,59 persen dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan telah menyentuh angka 56,70 persen.
Di sisi lain, realisasi pendapatan transfer daerah tercatat mencapai 36,58 persen.
Angka tersebut terdiri atas transfer pemerintah pusat sebesar 37,40 persen dan transfer antar daerah sebesar 26,35 persen.
Sri menjelaskan, hingga akhir Mei 2026 realisasi belanja daerah juga terus bergerak dan kini telah mencapai 32,40 persen.
Pemerintah daerah terus melakukan pengendalian agar seluruh program pembangunan berjalan sesuai target.
“Pengendalian operasional terus dilakukan supaya pelaksanaan kegiatan APBD tetap tepat sasaran dan sesuai perencanaan,” ujarnya.
Pada sektor pembiayaan daerah, anggaran penerimaan pembiayaan tercatat sebesar Rp14,29 miliar dengan realisasi penyerapan lebih dari Rp114 juta.
Menurut Sri, kondisi pembiayaan daerah saat ini masih berada dalam posisi seimbang atau balance.
| Polres Batang Bongkar 4 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 5 Tersangka Terancam Belasan Tahun Penjara |
|
|---|
| Saksi Diminta Pura-pura Jadi Pembeli, Polsek Tersono Batang Ungkap Kasus Pencurian Motor |
|
|---|
| Komplotan Penipu Modus Jual Beli Emas Dibekuk di Batang, Korban Rugi Rp174 Juta |
|
|---|
| SPMB SD Batang Kini Full Online, Pemkab Klaim Tutup Celah Titip Siswa |
|
|---|
| Tinggalkan Jalur Pantura, Ribuan Penumpang di Batang Lebih Pilih Kereta Api saat Libur Panjang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260604_BATANG1.jpg)