Jumat, 29 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

BUMDes Tunggak Jati Bantu PAD Desa Japan hingga Puluhan Juta

Kepala Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Sigit Tri Harso mengatakan, BUMDes Tunggak Jati sudah ada sejak 2022

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Saiful Ma'sum
KUNJUNGAN KERJA - Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus melakukan kunjungan BUMDes Tunggak Jati Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (14/10/2025). Di antaranya bergerak di sektor digitalisasi internet, jasa pendampingan peternakan, pengembangan usaha kopi, dan pengembangan destinasi wisata. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kepala Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Sigit Tri Harso mengatakan, BUMDes Tunggak Jati sudah ada sejak 2022.

Pemerintah Desa Japan sudah memberikan penyertaan modal secara bsekala.

Pada 2022 diberikan penyertaan modal Rp 50 juta dengan total nilai aset mencapai Rp 49,482 juta.

Pada 2023, modal penyertaan bertambah menjadi Rp 150 juta dengan nilai aset belanja Rp 247,5 juta.

Pada 2024, modal penyertaan bertambah menjadi Rp 250 juta, jenis usaha yang dijalankan mulai konsisten dengan nilai aset Rp 265,5 juta.

Baca juga: DPRD Kudus Cek Kemajuan Sektor Usaha BUMDes, Ujung Tombak Terwujudnya Desa Mandiri dan Produktif

Dan pada 2025 ini, nilai modal penyertaan bertambah menjadi Rp 350 juta dengan total nilai aset Rp 432,997 juta.

Total penyertaan modal yang diberikan Pemerintah Desa selama empat tahun BUMDes Tunggak Jati berjalan mencapai Rp 350 juta.

Kata Sigit, BUMDes Tunggak Jati sudah memberikan atau menyumbang pendapatan asli desa (PADes) Rp 6 juta pada 2024.

Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat pada 2025 dengan jumlah proyeksi PADes Rp 14 juta.

"Informasi dari Direktur BUMDes, saat ini hingga September, jumlah proyeksi PADes sudah mencapai sekitar Rp 30 juta. Dan ini masih terus berproses hingga akhir tahun," terangnya, Selasa (14/10/2025).

Sigit menyebut, sektor usaha internet menjadi yang tersukses dan berjalan pesat yang dikembangkan BUMdes Tunggak Jati. Bekerjasama dengan desa lain dalam pengembangannya agar lebih merata dan luas.

Selain itu, ada juga jenis usaha pengolahan kopi, penjualan produk UMKM kopi masyarakat Japan, ketahanan pangan berupa pendampingan peternakan kambing dan sapi dengan proyeksi merambah ke usaha pemerahan susu, juga pengembangan bidang wisata yang bekerjasama dengan Pokdarwis.

"Kami Pemerintah Desa Japan berkomitmen mendukung BUMDes Tunggak Jati agar terus maju. Termasuk penyertaan modal minimal 20 persen dari dana desa untuk pengembangan usaha yang dijalankan," tuturnya. (ADV/SAM)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved