Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Nasib Siswa SD Terangmas Kudus Belajar di Perpustakaan, Atap Ruang Kelas 4 Nyaris Roboh

Kondisi rangka atap kelas 4 SD Negeri Terangmas, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, sudah patah dan nyaris roboh.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/RIFKY GOZALI
NYARIS ROBOH - Seorang guru SD Negeri Terangmas, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus menunjukkan tiang penyangga rangka atap di ruang kelas 4, Rabu (15/10/2025). Ruang tersebut disangka menggunakan tiang kayu agar atap yang rapuh tidak roboh. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Kondisi atap kelas 4 SD Negeri Terangmas, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, memprihatinkan. Rangka atap patah dan nyaris roboh.

Untuk sementara, pembelajaran di kelas 4 dipindahkan ke perpustakaan sekolah untuk menghindari siswa tertimpa material atap saat pembelajaran.

Sementara di dalam kelas 4 kondisinya sudah kosong. Tak ada kursi dan meja yang digunakan untuk belajar.

Baca juga: Dinas PMD Pastikan 40 Persen BUMDes di Kudus Sudah Menyumbang PADes: Jumlahnya Terus Meningkat

Baca juga: Soedjatmiko Apresiasi Prospek Atlet Jateng di Ajang PON Bela Diri 2025 di Kudus

Seluruhnya telah dipindah ke perpustakaan. Di sudut ruang terdapat tiang penyangga dari kayu agar atap tidak roboh.

Pindahnya pembelajaran siswa kelas 4 ke perpustakaan dilakukan sejak awal tahun ajaran baru. Dipindahkannya pembelajaran ini untuk menghindari jatuhnya korban karena tertimpa material atap yang roboh.

Seorang siswa kelas 4, Muhammad Luthfi Asrori tidak nyaman ketika harus belajar di perpustakaan sekolah. Sebab, di perpustakaan lebih sempit dibanding di kelas sebelumnya.

“Lebih nyaman di kelas, karena ruangnya lebih luas. Kalau di perpustakaan sempit dan panas."

"Inginnya bisa kembali belajar di kelas dan diperbaiki kelasnya,” kata Luthfi kepada Tribunjateng.com, Rabu (15/10/2025).

Gguru SD Negeri Terangmas, Ahmad Syukri Endiawan mengatakan, pihaknya mengetahui kondisi rusaknya atap kelas 4 saat perpisahan sekolah.

Saat itu terlihat dari luar kondisi atap kelas 4 sudah melengkung. Setelah dicek rupanya rangka atap sudah rapuh dan nyaris roboh.

“Kalau dilihat dari dalam ada plafonnya, jadi terlihat masih bagus. Sejak saat itu kegiatan belajar mengajar kelas 4 dipindahkan ke perpustakaan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” kata Syukri.

Baca juga: DPRD Kudus Cek Kemajuan Sektor Usaha BUMDes, Ujung Tombak Terwujudnya Desa Mandiri dan Produktif

Baca juga: Perpustakaan Kabupaten Kudus Kini Buka Sampai Pukul 21.00

Dengan kondisi atap sekolah yang rusak dan membahayakan tersebut, sedianya pihak sekolah sudah melakukan pengajuan perbaikan kepada Disdikpora Kabupaten Kudus

Merespons pengajuan tersebut, sebelumnya sudah ada pihak konsultan bangunan yang datang untuk melihat kondisi bangunan.

“Kalau sebelumnya pernah dicek, katanya Oktober ini akan dilakukan perbaikan, tapi maju mundurnya kapan perbaikan dilakukan kami belum tahu pasti,” kata Syukri.

Rusaknya atap kelas 4 tersebut terjadi karena rayap. Rangka atap tersusun oleh kayu. Oleh sebab itu mudah rusak karena dimakan rayap.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved