Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Pemkab Kudus Jamin Perayaan Natal dan Tahun Baru Berlangsung Aman

Pemerintah Kabupaten Kudus menjamin perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Kudus bisa berjalan aman.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
IST/dok. Diskominfo Kudus
RAPAT KOORDINASI - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat memimpin rapat koordinasi lintas sektor di Pendopo Kudus, Kamis (11/12/2025). Dalam rapat tersebut, dibahas persiapan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus menjamin perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Kudus bisa berjalan aman.

Untuk itu berbagai hal tengah disiapkan demi libur panjang akhir tahun dan malam pergantian tahun di Kabupaten Kudus bisa berjalan tanpa ada kendala.

Di antara persiapan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Kudus telah melakukan rapat koordinasi lintas sektor di Pendopo Kudus pada Kamis 11 Desember 2025. 

Baca juga: Pemkab Kudus Pastikan Perbaikan Infrastruktur Selesai Sebelum Puncak Libur Nataru

Dalam rapat tersebut tidak hanya dihadiri seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melainkan juga dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mulai dari kepolisian, TNI, kejaksaan, pengadilan, sampai Badan Intelijen Negara (BIN).

Dalam rapat kali ini seluruh potensi ancaman yang bisa saja terjadi di Kudus dibahas.

Mulai dari ancaman aksi terorisme, maupun ancaman bencana alam. 

Untuk ancaman yang pertama tersebut memang ada beberapa bekas kombatan organisasi terlarang yang berasal dari Kudus

Untuk itu Sam’ani berharap aparat keamanan melakukan pengawasan dan pemantauan setiap aktivitas mereka.

Selanjutnya untuk potensi bencana alam, pihaknya meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus untuk senantiasa waspada. 

Mengingat beberapa hari terakhir curah hujan di Kabupaten Kudus terjadi peningkatan. 

Ancaman yang bisa terjadi dengan adanya curah hujan tinggi yakni banjir maupun tanah longsor.

“Kemudian banjir juga bisa terjadi di jalur Pantura, itu juga perlu diantisipasi,” kata Sam’ani dalam rapat koordinasi lintas sektor di Pendopo Kudus, Kamis (11/12/2025).

Beberapa hari lalu akibat adanya curah hujan yang tinggi mengakibatkan jembatan 1 di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus fondasinya ambles. 

Alhasil jembatan miring dan tidak bisa dilalui oleh warga. 

Fondasi jembatan yang ambles tersebut terjadi karena dihantam derasnya debit air bersamaan dengan membawa material sampah yang menumpuk.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved