Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Sejumlah Pedagang Malam Pasar Bitingan Kudus Mulai Pindah ke Pasar Saerah

Para pedagang yang sebelumnya berjualan di sekitar Pasar Bitingan saat malam hari tersebut mulai menata dagangannya di tempat baru.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
TATA DAGANGAN - Pedagang tengah menata dagangannya di Pasar Saerah, Kudus, Kamis (8/1/2026) malam. (TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI) 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sejumlah pedagang mulai pindah di Pasar Saerah yang terletak di Jalan Agil Kusumadya Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada Kamis (8/1/2026) malam. Para pedagang yang sebelumnya berjualan di sekitar Pasar Bitingan saat malam hari tersebut mulai menata dagangannya di tempat baru.

Satu di antara pedagang yang sudah mulai pindah di Pasar Saerah yakni Sujinah. Perempuan 53 tahun yang berjualan sayuran tersebut memilih pindah karena memang ingin mengikuti saran pemerintah yang meminta para pedagang sayur malam hari di Pasar Bitingan untuk pindah ke Pasar Saerah.

Di Pasar Bitingan, perempuan asal Karanganyar Demak tersebut sehari-hari berjualan sayur di sisi belakang pasar. Tidak ada lapak atau kios. Dia berjualan di jalanan dengan atap terpal atau payung sebagai pelindung.

Baca juga: Tolak Pindah, Pedagang Malam Pasar Bitingan Datangi Kantor Satpol PP Kudus: Dipindah ke Pasar Saerah

Saat pindah ke Saerah, dia mengakui kalau pasar tersebut lebih layak dengan segenap fasilitasnya. Hanya saja, dia belum bisa memastikn apakah pada malam berikutnya dia akan tetap jualan di Pasar Saerah. Karena masih terdapat para pedagang sayur yang masih berjualan di sekeliling Pasar Bitingan.

“Tinggal tunggu saja nanti. Ini kan masih awalan, malam pertama,” kata Sujinah.

Sebelumnya, digelar doa bersama sebagai penanda awal para pedagang menempati Pasar Saerah. Dalam doa bersama ini, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turut hadir. Para pedagang juga turut serta dalam doa bersama tersebut. Doa bersama ditutup dengan makan bersama.

Kata Sam’ani, upaya pemindahan pedagang sayur malam hari yang biasa berjualan di Pasar Bitingan ini dilakukan karena ingin menempatkan para pedagang ke tempat yang lebih layak. Mengingat para pedagang sayur malam hari tersebut biasa berjualan di pelataran Pasar Bitingan maupun di bahu Jalan Mayor Basuno maupun Jalan Loekmono Hadi Kudus.

“Kami melakukan pendekatan pedagang sayur yang ada di luar kalau lihat sekarang kondisi hujan mereka tidak punya atap makanya kami geser ke sini. Semoga dengan pendekatan humanis kekeluargaan para pedagang sayur yang di luar pasar bisa mengikuti kami,” kata Sam’ani.

Lebih lanjut Sam’ani mengatakan, pihaknya ingin memanusiakan para pedagang. Dengan dipindahnya para pedagang sayur malam hari dari Bitingan ke Saerah diharapkan mereka lebih berdaya.

“Sehingga mereka tidak keleleran di pinggir jalan maupun di luar. Dari pemerintah akan melakukan intervensi bagaimana Pasar Saerah ini bisa berjalan lancar seperti sedia kala. Dari sisi kebersihan, keamanan, ketertiban dan kami rangkul semuanya,” kata Sam’ani.

Aktivitas di Pasar Saerah pada malam pertama ini masih belum signifikan. Memang sudah ada sejumlah pedagang yang pindah. Sampai pukul 23.30, pantauan di Pasar Saerah sudah ada sejumlah pedagang yang sudah menata dagangannya. Jumlah mereka hanya ada sekitar lima pedagang saja. Sementara pedagang lainnya masih tetap berjualan di Pasar Bitingan. (goz)

Baca juga: Ratusan PKL Kudus Datangi Kediaman Bupati Sam’ani, Rayakan Syukuran Ulang Tahun PKL Kudus

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved