Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir di Kudus

RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Gratiskan Biaya Perawatan Korban Banjir yang Sakit

RSUD dr Leokmono Hadi Kudus menggratiskan biaya perawatan bagi warga Kabupaten Kudus yang sakit dampak bencana banjir.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
IST
RSUD KUDUS - Tenaga kesehatan RSUD dr Loekmono Hadi Kudus tengah menyiapkan bed untuk pasien. (Foto: dok. RSUD dr Loekmono Hadi Kudus). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – RSUD dr Leokmono Hadi Kudus menggratiskan biaya perawatan bagi warga Kabupaten Kudus yang sakit dampak bencana banjir.

Pembebasan biaya tersebut selaras dengan penetapan tanggap darurat bencana oleh Pemerintah Kabupaten Kudus.

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Hakam mengatakan, pihaknya turut prihatin atas bencana banjir yang melanda Kabupaten Kudus.

Untuk itu, pihaknya membebaskan biaya bagi pasien yang sakit karena terdampak banjir.

Sampai saat ini, kata Hakam, terdapat dua warga Desa Jetsikapuan, Kecamatan Jati yang terdampak banjir dan menjalani perawatan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.

Satu pasien menjalani rawat inap, dan satunya lagi menjalani rawat jalan.

“Untuk yang rawat jalan keluhannya demam, sementara yang opname ada keluhan nyeri perut dan memiliki riwayat DM (Diabetes Melitus),” kata Hakam, Kamis (15/1/2026).

Hakam mengimbau kepada warga Kudus yang terkena banjir agar segera memeriksakan kondisi kesehatannya apabila mengalami keluhan.

Baca juga: Longsor Tutup Jalur Karanganyar-Lebakbarang Pekalongan

Baca juga: Profil Gunung Slamet, Tempat Syafiq Ali Pendaki Asal Magelang Menghembuskan Nafas Terakhir

Baca juga: Penampakan Warga Bawa Jasad Warsono Pakai Perahu karena Banjir di Pati

Dengan pemeriksaan dini, penanganan medis bisa lebih cepat.

“Kami imbau warga yang terdampak banjir untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti demam, diare, penyakit kulit, atau gangguan kesehatan lainnya.

 Jangan menunggu sampai kondisi memburuk, karena penanganan sejak dini akan sangat membantu proses penyembuhan,” kata Hakam.

Untuk mencegah datangnya berbagai penyakit saat atau setelah banjir, Hakam juga menitip pesan kepada warga Kudus yang terkena banjir agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

Sebab, dengan begitu setidaknya ancaman penyakit yang datang saat banjir bisa dihindari.

“Kami berharap masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan kualitas air yang digunakan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Semoga situasi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal,” kata dia.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved