Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir di Kudus

24 Desa di Kudus Terkena Banjir, 34.277 Warga Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus sampai pada Selasa (12/1/2026) pagi mencatat terdapat 34.277

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
BANJIR - Sejumlah rumah warga di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus terendam banjir, Selasa (13/1/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Banjir di Kabupaten Kudus sudah meluas sampai ke 24 desa yang tersebar di 6 kecamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus sampai pada Selasa (12/1/2026) pagi mencatat terdapat 34.277 warga Kudus terdampak banjir.

Satu di antara banjir terjadi di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Banjir di desa ini terjadi sejak dua hari yang lalu. Ketinggian banjir kian bertambah seiring dengan intensitas hujan yang masih tinggi.

“Banjir di sini semakin bertambah karena derasnya hujan,” ujar Ketua RW 12 Dukuh Goleng, Sukijan saat ditemui di lokasi banjir, Selasa (12/1/2026).

Sukijan mengatakan, banjir yang saat ini terjadi karena limpasan air dari Kaliwungu.

Sementara data BPBD sendiri mencatat banjir di Goleng ini karena ada limpasan aliran air dari Sungai SWD yang ada di Kaliwungu.

Berbeda dengan banjir tahun sebelumnya, banjir di Goleng biasanya terjadi karena curah hujan tinggi dan kiriman dari aliran Sungai Wulan yang lokasinya memang bersebelahan dengan Dukuh Goleng.

Saat ini, kata Sukijan, tidak ada kiriman banjir dari Sungai Wulan karena sungai tersebut sudah dinormalisasi.

Baca juga: Judi Sabung Ayam dan Dingdong Leluasa di Mranggen Demak, Polisi Janji Segera Bertindak

Baca juga: AKBP Anita Diganti, Jadi Kapolres di Purbalingga Meski Salah Tangkap Polres Magelang Kota Mandeg

“Biasanya kan kiriman banjir dari Sungai Wulan, ini sudah dinormalisasi, sudah cukup bagus, Cuma curah hujan masih tinggi.

Airnya dari arah Kaliwungu, ke Goleng,” katanya.

Saat ini sebagian warga Goleng sudah mengungsi. Jumlahnya sudah ada 24 jiwa yang kini tinggal di pengungsian.

Sementara sebagian besar warga Goleng masih tetap bertahan di rumah dengan genangan air antara 30 sentimeter sampai 80 sentimeter.

“Kalau jumlah keseluruhan warga di RW 12 Dukuh Goleng ini sekitar 800-an jiwa.

Sedangkan untuk rumah ada 100-an rumah,” kata Sukijan.

BPBD Kudus mencatat, dari 24 desa di Kabupaten Kudus yang terjadi banjir terdiri atas desa yang berada di Kecamatan Mejobo.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved