Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

RSUD Loekmono Hadi Kudus Punya 2 Gedung Baru, Samani: Pelayanan Harus Ditingkatkan

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus kini memiliki dua gedung baru yaitu gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) PONEK dan Gedung Stroke Onkologi Fressia. 

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
MERESMIKAN - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menandatangani prasasti dalam peresmian Gedumg IGD PONEK dan  Gedung Stroke Onkologi Fressia RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Rabu (11/2/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – RSUD dr Loekmono Hadi Kudus kini memiliki dua gedung baru.

Kedua gedung tersebut yaitu gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) PONEK dan Gedung Stroke Onkologi Fressia. 

Kedua gedung tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dengan didampingi wakilnya Bellinda Putri Sabrina Birton, Rabu (11/2/2026).

Untuk pembangunan gedung IGD PONEK ini menelan anggaran sebesar Rp 6,86 miliar bersumber dari dana alokasi khusus.

Baca juga: Video Asusila 2 Pegawai RSUD Kudus Terjadi 2020, Kenapa Baru Viral Sekarang?

Gedung ini dirancang untuk memperkuat pelayanan kegawatdaruratan berikut obstetri neonatal emergensi komprehensif atau PONEK.

“Gedung IGD PONEK ini kami siapkan untuk memastikan respons cepat dalam penanganan kasus darurat dan pelayanan ibu dan bayi secara komprehensif,” kata Plt Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Mustiko Wibowo.

Sementara untuk Gedung Stroke Onkologi Fressia ini dibangun melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025 dengan menelan anggaran sebesar Rp 44,6 miliar.

Gedung lima lantai tersebut dirancang secara terpadu untuk pasien strok maupun kanker.

Gedung lima lantai tersebut terdiri atas lantai 1 dan 2 merupakan tempat parkir. Kemudian lantai 3 digunakan untuk poli bedah syaraf, poli syaraf, dan rehabilitasi medis.

Lantai 4 dimanfaatkan untuk gedung rawat inap standar.

Di sini setiap ruang diperuntukkan dua pasien lengkap dengan fasilitas pendingin ruangan.

Kemudian di lantai 5 digunakan untuk ruang rawat inap VIP dan president suite.

“Dengan adanya dua gedung baru ini kami juga terdorong untuk terus melakukan perbaikan pelayanan. Kami akan terus melakukan perbaikan dari dalam melalui komite medis, komite perawatan yang istilahnya mereka bapaknya kesehatan kami,” kata Mustiko.

Sementara itu Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan harus berbanding lurus dengan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya dua gedung baru tersebut Sam’ani meminta pelayanan rumah sakit harus lebih prima, cepat, tepat, dan profeesional.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved