Berita Kudus
Dinilai Rendahkan Kritik Mahasiswa, Anggota DPRD Kudus Rochim Sutopo Disomasi BEM UMK
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK) melayangkan somasi kepada anggota DPRD Kudus Rochim Sutopo.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK) melayangkan somasi kepada anggota DPRD Kudus Rochim Sutopo.
Somasi tersebut juga diunggah di akun resmi Instagram BEM UMK.
Baca juga: 3 Akun Medsos Bakal Dilaporkan Dewi Perssik Imbas Tudingan Usir Irish Bella: Gak Pakai Somasi
Somasi terbuka yang dilayangkan oleh akun BEM UMK tersebut mendapatkan 643 tanda hati dan 37 komentar.
Ketua BEM UMK Nurrohmah Tanaya mengatakan, pihaknya dengan tegas menyampaikan sikap atas komentar Rochim Sutopo, anggota DPRD Kabupaten Kudus dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), yang dinilai merendahkan peran mahasiswa dalam menyampaikan kritik sosial.
“Komentar tersebut tidak hanya keliru secara substansi, tetapi juga tidak mencerminkan kebijaksanaan seorang pejabat publik dalam merespons partisipasi demokratis warga negara,” ujar Tanaya dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribunjateng.com.
Tanaya menjelaskan, kritik yang disampaikan oleh mahasiswa memiliki legitimasi moral dan intelektual dalam mengkritisi kebijakan publik sebagai bagian dari kontrol demokratis yang sah.
Sikap Rochim Sutopo yang dinilai meremehkan kritik tidak mencerminkan etika komunikasi wakil rakyat dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Untuk itu, lanjutnya, pihaknya meminta dilakukan evaluasi secara serius terhadap pernyataan yang bersangkutan sebagai bentuk tanggung jawab etika dan jabatan di ruang publik.
Kemudian BEM UMK juga mendesak adanya pembinaan dan penegasan sikap di lingkungan yang menaungi bersangkutan agar komunikasi dapat disampaikan dengan bijak, beretika, dan menghargai kritik masyarakat.
“Menuntut langkah konkret untuk menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap institusi serta organisasi yang diwakili, agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” katanya.
Diketahui, somasi tersebut buntut dari komentar Rochim Sutopo berkaitan dengan kritik yang disampaikan oleh mahasiswa.
Saat dikonfirmasi Rochim mengatakan, pada intinya sesama warga negara Indonesia harus berperilaku dan beretika yang baik.
“Asal mulanya ada unggahan dari mana itu, saya tanggapi. Kan wajar di media sosial seperti itu,” kata Rochim.
Tanggapan berupa komentar yang disampaikan oleh Rochim, menurutnya hal wajar.
Sebab demikianlah setidaknya pola komunikasi yang terjadi di media sosial.
Baca juga: Temukan Perusahaan Penyalur Migran Cacat Prosedur, AP2I Somasi KP2MI
“Kami merasa bertanggung jawab karena peran saya selaku anggota DPRD yang melekat pada saya, saya mengingatkan mahasiswa jangan mencaci maki tok, tapi beri solusi lah pada bangsa dan negara,” kata Rochim.
Lebih lanjut Rochim berharap, mahasiswa juga harus bijaksana dalam menyampaikan kritik. Tidak boleh saling menjelekkan dalam menyampaikan kritik. (*)
| Awal Musim Giling PG Rendeng Kudus Ditandai dengan Tradisi Pengantin Tebu |
|
|---|
| Bukan Demo, Buruh di Kudus Akan Gelar Aksi Bersih-bersih di Balai Jagong Kudus |
|
|---|
| Mutasi Perwira Polres Kudus, Ini Daftar Pejabat Baru dan Lama |
|
|---|
| Peringatan Hari Otonomi Daerah, Bupati Kudus: Momentum Tingkatkan Kualitas Pelayanan |
|
|---|
| Siap-siap, 7 Desa di Kudus Gelar Pilkades Antarwaktu Serentak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260304_anggota-DPRD-Kudus-Rochim-Sutopo-disomasi-mahasiswa_1.jpg)