Berita Kudus
Takbiran Pakai Sound Horeg Dilarang di Kudus
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memastikan takbiran dilarang menggunakan sound horeg.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memastikan takbiran dilarang menggunakan sound horeg.
Larangan tersebut diberlakukan lantaran sound horeg selain mengganggu kekhusyukan takbiran, juga bisa menimbulkan gesekan antarwarga.
“Sound horeg dilarang karena pernah terjadi di Undaan itu kan, kejadian meninggal dunia,” kata Bupati Kudus Sam’ani.
Baca juga: Libur Lebaran Dua Pekan, Siswa di Kudus Diminta Tetap Belajar
Namun, Sam’ani menegaskan, pihaknya tidak melarang takbiran keliling saat malam Idulfitri.
Dia mempersilakan takbiran keliling dilakukan warga di lingkungan masing-masing.
Dia mengimbau agar menghindari terjadinya gesekan antarwarga yang bisa menimbulkan kegaduhan dan celaka.
“Kami juga koordinasi dengan Polres dan TNI, kalau memang (malam takbiran) ada hiburan yang mengakibatkan kerusuhan perlu dilaporkan, biar tidak terjadi yang tidak diinginkan,” kata Sam’ani.
Sebelumnya, imbauan untuk tidak menggunakan sound horeg telah disetujui melalui kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Bupati Kudus, Dandim Kudus, Kapolres Kudus, Kajari Kudus, Ketua Pengadilan Negeri Kudus, Ketua DPRD Kudus, Ketua FKUB Kudus Ketua PC NU Kudus, Ketua Muhammadiyah Kudus, dan Ketua MUI Kudus.
Apabila ada pihak yang tetap melaksanakan kegiatan dengan sound horeg dan musik DJ tanpa izin, atas nama undang-undang pihak kepolisian dapat menghentikan kegiatan tersebut dan akan memproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengimbau agar sound horeg tidak digunakan untuk takbiran.
Selain itu, saat takbiran juga dilarang menggunakan musik DJ karena dikhawatirkan memicu terjadinya perkelahian antarkampung.
Selain imbauan dan larangan untuk tidak menggunakan sound horeg, untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan saat malam Idulfitri, pihaknya menyiagakan sebanyak 240 personel kepolisian.
Selain itu mereka juga dibantu oleh TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan sejumlah aparat yang jumlahnya mencapai 460 personel. (goz)
Baca juga: Alhamdulillah, PPPK Paruh Waktu di Kudus Pasti Terima THR, Segini Besarannya
| Bupati Kudus Ingin Koperasi Desa Merah Putih Mampu Perkuat Ekonomi Desa |
|
|---|
| BRI Serahkan Ambulans untuk Masjid di Kudus |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Loram Kulon Kudus |
|
|---|
| Kronologi Mahasiswa Pendaki Terjatuh ke Jurang Argopiloso Kudus: Kelelahan dan Jalur Licin |
|
|---|
| Polres Kudus Tangkap Lima Remaja Konvoi dan Geruduk Perumahan Bawa Senjata Tajam |
|
|---|