Berita Kudus
Dinkes Kudus Catat Ada 464 Kasus Campak
Data yang dihimpun sampai pada 13 Maret 2026 itu menunjukkan ada sebanyak 257 laki-laki yang terkena campak
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
Termasuk berkumpulnya orang dewasa dengan balita juga bisa menularkan virus campak,” kata dia.
Untuk deteksi dini campak, kata Hakam, bisa diketahui dari gejalanya.
Gejala yang paling dominan yaitu penderita campak mengalami demam antara 2 sampai 3 hari.
Kemudian keluar bercak campak. Dari situ perlu waspada dan segera membawanya ke dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Jadi kalau sudah hari pertama ada panas masyarakat harus mewaspadai timbulnya bercak di hari kedua.
Kalau hari kedua dia ada bercak campak, segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan pertama atau lanjutan,” katanya.
Kalau sudah terkena virus campak, risikonya bisa terjadinya komplikasi campak.
Di antaranya yaitu bisa dehidrasi atau kejang karena demam yang terlampau tinggi.
Dan juga kalau untuk anak, remaja, atau dewasa yang terkena campak jangan sampai kekurangan istirahat.
Kasus dokter di Jawa Barat yang yang meninggal terkena campak karena komplikasi dari virus campak.
“Yang kami khawatirkan komplikasi campak bisa dehidrasi, bisa meninggal.
Kalau masuk paru-paru bisa jadi komplikasi paru-paru yang berat sehingga harus dilanjutkan ke ICU. Kalau sampai ke otak bisa jadi meningitis.
Bisa mengganggu fungsi luhur anak atau penderita campak tersebut.
Jadi komplikasinya cukup banyak,” kata Hakam.
Untuk menghindari itu semua di masa mendatang, pihaknya menyarankan agar setiap warga yang memiliki anak untuk divaksin campak tiga periode.
Yakni vaksin campak usia 9 bulan, usia 2 tahun, dan usia 5 tahun.
| Iptu Happy Nawang Kuncoro Jabat Kasatreskrim Polres Kudus |
|
|---|
| Kronologi Perampokan Lansia di Kudus, Sembunyikan Emas di Sawah Usai Beraksi |
|
|---|
| BREAKING NEWS, Perampok Lansia di Kudus Ditangkap, Pelaku Berinisial H |
|
|---|
| Kerbau Kurban di Kudus Mengamuk, Seruduk Dua Pemotor dan Panitia, Berakhir Dilumpuhkan Polisi |
|
|---|
| Tertidur Menunggu Salat Asar di Masjid, Tas Milik Warga Kudus Raib Dicuri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260409_Kepala-Dinas-Kesehatan-Kudus-Abdul-Hakam.jpg)