Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Pelajar di Kudus Memiliki Peran Penting Penentu Arah Demokrasi

Pelajar di Kabupaten Kudus memiliki peran menentukan arah demokrasi ke depan saat diskusi pendidikan politik bagi masyarakat, Rabu (22/4/2026).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/dok. Diskominfo Kudus
PENDIDIKAN POLITIK - Diskusi pendidikan politik bertajuk menakar kualitas Pemilu 2029 di Lantai IV Gedung A Sekretariat Daerah Kabupaten Kudus, Rabu (22/4/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUSPelajar di Kabupaten Kudus memiliki peran penting menentukan arah demokrasi ke depan.

Hal itu disampaikan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dalam diskusi pendidikan politik bagi masyarakat yang bertajuk menakar kualitas Pemilu 2029 di Lantai IV Gedung A Sekretariat Daerah Kabupaten Kudus, Rabu (22/4/2026).

Sam’ani Intakoris mengatakan dalam sambutannya, membangun kualitas demokrasi merupakan hal penting.

Satu di antaranya dewasa dalam menyikapi perbedaan, sekaligus menyoroti peran strategis pelajar sebagai pemilih pemula.

Baca juga: Bupati Samani Titip Doa ke Jemaah Calon Haji untuk Keberkahan Kabupaten Kudus

“Pemilih pemula, khususnya pelajar, memiliki peran penting dalam menentukan arah demokrasi ke depan. Mari pemilu dan pilkada kita laksanakan dengan penuh integritas. Demokrasi memang ruang persaingan, sehingga perbedaan pendapat dan pilihan itu hal yang wajar. Namun, kami mengajak semua pihak untuk semakin dewasa, tetap menjaga sopan santun, serta saling menghormati dalam menghadapi perbedaan,” kata Sam’ani.

Dalam kesempatan itu juga hadir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kudus, serta peserta dari unsur organisasi masyarakat dan pelajar sebagai calon pemilih pemula, dalam upaya meningkatkan pemahaman politik yang sehat dan berintegritas.

Lebih lanjut, Sam’ani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi yang lebih baik, termasuk melalui sikap bijak dalam bermedia sosial. Yang tidak kalah penting, katanya, yakni turut serta berikhtiar memikirkan nasib demokrasi supaya semakin berkualitas.

“Kita perlu bersama-sama membangun pola pikir yang baik, bijak dalam bermedia sosial, serta berikhtiar memikirkan nasib demokrasi agar semakin berkualitas di masa yang akan datang,” kata Sam’ani.

Baca juga: Rumah Sakit di Kudus Kini Dilengkapi SPKLU, Mudahkan Pengguna Mobil Listrik

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Kudus Ahmad Amir Faisol mengatakan, peningkatan kualitas pemilu menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Untuk itu persiapan peningkatan kualitas demokrasi pada Pemilu 2029 perlu disiapkan sejak sekarang.

“Kualitas Pemilu 2029 harus kami siapkan sejak sekarang. Melalui kegiatan seperti ini, kami bersama-sama menata pola pikir, membangun kesadaran, serta berikhtiar agar demokrasi ke depan semakin baik dan berintegritas,” kata Faisol.

Dengan adanya pendidikan politik tersebut, kata Faisol, diharapkan terbangun pemahaman yang komprehensif tentang demokrasi, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif, cerdas, dan bertanggung jawab dalam setiap proses demokrasi. (Goz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved