Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

1.210 Calon Jemaah Haji Asal Kudus Ikuti Pendalaman Manasik Haji

ebanyak 1.210 calon jemaah haji mengikuti pendalaman manasik haji yang dipusatkan di Alun-alun Kudus, Kamis (23/4/2026)

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
SIMULASI TAWAF-Sejumlah calon jemaah haji tengah menjalankan simulasi tawaf di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Kamis (23/4/2026). Simulasi ini merupakan bagian dari pendalaman manasik haji sebelum berangkat ke Tanah Suci. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sebanyak 1.210 calon jemaah haji mengikuti pendalaman manasik haji yang dipusatkan di Alun-alun Kudus, Kamis (23/4/2026).

Pendalaman tersebut untuk memastikan calon jemaah haji Kudus siap secara fisik maupun mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Pendalaman manasik ini dilakukan dengan jemaah berjalan sejauh sekitar dua kilometer dari Gedung Jam’iyyatul Hujjaj Kudus (JHK). Di gedung JHK, jemaah seolah-olah menjalani wukuf di Arafah.

Setelahnya mereka berjalan menuju area parkir DPRD kudus yang disulap seolah-olah menjadi area lempar jumrah. Setelah selesai, mereka akan berjalan menuju Alun-alun Simpang Tujuh Kudus untuk menjalani tawaf dan sai.

Baca juga: Kecelakaan Maut 1 Meninggal, Pasutri Lansia Ditabrak Pikap di Jalan Magelang Sleman

Rangkaian pendalaman manasik ini dijalankan sesuai dengan urutan ibadah haji yang berlangsung di Tanah Suci. Setidaknya dengan adanya pendalaman tersebut jemaah memiliki gambaran apa yang harus dilakukan saat ibadah haji.

Salah seorang calon haji Aniq Muhammad Makki mengatakan, dengan adanya praktik langsung tersebut setidaknya dia mengetahui urutan secara pasti ibadah haji. Kemudian, pendalaman manasik ini juga menjadi tolok ukur kekuatan fisik karena ibadah tersebut sarat akan kekuatan fisik.

“Ini bagus pendalaman manasik dikoordiniri oleh IPHI-JHK (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia-JHK) jadi ada simulasi wukuf dan tawaf secara fisik langsung,” kata Aniq.

Namun, katanya, jauh sebelum itu dia sudah menyiapkan diri saat mendapat jatah berangkat ke Tanah Suci. Persiapan yang paling rutin dia lakukan yakni dengan berolahraga bersama istri dan ibunya. Sebab, Aniq berangkat ibadah haji dengan kedua orang tersebut.

“Saya berangkat bersama istri gabungan mahram, kemudian sama ibu saya. Saya menggantikan porsi bapak saya,” katanya.

Aniq juga telah menyiapkan sejumlah peranti yang akan dibawa saat ibadah haji.

Berhubung di Tanah Suci memiliki suhu yang berbeda dan konon lebih panas, Aniq menyiapkan diri membawa kanebo yang nantinya dibasahi sebagai pengelap kepala. Dia juga menyiapkan alat semprot air dan kaca mata hitam.

“Kami siapkan semuanya yang sekiranya tidak membatalkan saat ihram. Kami juga membawa makanan khas Indonesia misalnya sambal, kecap, maupun makanan instan,” kata dia.

Sementara Ketua Panitia Pendalaman Manasik Haji JHK-IPHI Kudus, Deka Hendratmanto mengatakan, pendalaman dengan praktik langsung secara fisik ini merupakan pemuncak dari seluruh rangkaian pendalaman manasik.

Dua hari sebelumnya calon jemaah haji dikumpulkan di Gedung JHK untuk mendapatkan pemahaman secara menyeluruh terkait rangkaian ibadah haji.

Dalam kesempatan itu calon jemaah haji juga diberi kesempatan untuk menanyakan segenap hal yang dirasa belum dipahami kepada sejumlah kiai.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved