Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Manfaatkan Lahan Kosong Samping Rumah, Agus Sulistiyanto Kini Sukses Bertani Selada Hidroponik

Agus tampak sibuk memanen seladanya yang ditanam di kebun hidroponik di samping rumahnya di RT 7 RW 1 Desa Lau, Kecanatan Dawe

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
PANEN SELADA - Agus Sulistiyanto saat memanen selada di kebun hidroponik miliknya di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudis, Kamis (30/4/2026). 

"Tidak seribet pertanian konvensional.

Memang harus teliti ketika melihat kandungan PH air dan nutrisinya yang terlarut di air.

Fokusnya di situ," kata dia.

Dalam sepekan Agus kini bisa memanen seladanya sebanyak 70 sampai 80 kilogram.

Selada itu langsung dipasok ke dua SPPG dan para pemesan yang sebelumnya telah memghubunginya.

Dia menjual seladanya Rp 28 ribu per kilogram.

"Banyak yang menghubungi, kadang saya sampai kewalahan," kata dia.

Sejak tanam sampai panen, selada membutuhkan waktu sekitar 40 hari.

Dalam hal ini Agus memilih untuk menanam secara bertahap agar setiap pekan dia bisa memanen seladanya.

Dengan begitu setidaknya dia secara rutin bisa memasok selada kepada para pemesan.

Dia menilai selada hidroponik memiliki keunggulan dibanding selada yang ditanam dengan cara konvensional.

Selada hidroponik dinilai lebih bersih.

Untuk dikonsumsi tidak perlu bersusah payak membersihkan selada

Alasan inilah yang belakangan membuat para pelanggan lebih memilih selada hidroponik.

"Jadi untuk dikonsumsi, seladanya tidak perlu susah untuk membersihkan.

Karena memang sudah bersih sejak sebelumnya.

Dan juga seladanya tampak segar," kata Agus. (Goz)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved