Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Potret Kemiskinan di Kudus: Tinggal di Rumah Bedeng, Anak Putus Sekolah

Kemiskinan membuatnya harus tinggal di rumah bedeng dengan dinding sisa banner dan anaknya terpaksa putus sekolah.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
RUMAH TIDAK LAYAK - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat meninjau rumah tidak layak milik warganya di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Sabtu (2/5/2026). (Dok. Diskominfo Kudus) 

TRIBUNJATENG COM, KUDUS - Siti Sumanah tidak bisa berbuat banyak atas nasib yang saat ini menimpanya.

Kemiskinan membuatnya harus tinggal di rumah bedeng dengan dinding sisa banner dan anaknya terpaksa putus sekolah.

Rumah bedeng dengan rangka bambu dan dinding sisa banner serta atap seng itu menjadi tempat berteduh Siti Sumanah dari teriknya matahari dan dinginnya hujan.

Baca juga: Sam’ani Komitmen Bawa Pendidikan di Kudus Relevan dengan Perkembangan Zaman

Rumah yang berada di samping sungai itu berada di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Rumah kecil itu tidak mampu menampung semua perabot. Beberapa perabotnya tertata di luar.

Sehari-hari Siti tinggal bersama anak laki-laki yang kini berusia 16 tahun.

Anaknya yang bernama Andika Wira Kusuma Nugraha putus sekolah sejak dua tahun lalu.

"Dia putus sekolah saat hendak naik ke kelas VIII SMP" kata Siti, Sabtu (2/5/2026).

Kini Andika sehari-hari membantu ibunya mencari nafkah.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Siti mengandalkan penghasilan yang tidak menentu dari jualan makanan.

"Sebelumnya saya tinggal di (Desa) Gribig, suami saya meninggal 15 November 2025 karena stroke," katanya.

Melihat kondisi mengenaskan yang menimpa warganya tersebut, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris meninjau langsung rumah tak layak yang dihuni Siti dan anak lelakinya.

Ia datang bersama wakilnya Bellinda Birton dan sejumlah aparat desa, kecamatan, TNI, Polri, dan sejumlah organisasi perangkat daerah.

Sebelumnya, bupati telah mendapatkan laporan dari warga.

Dia datang bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved