Berita Regional
3 Nama Anggota DPR yang Dicari-cari Pendemo, Ahmad Sahroni Diduga Pergi ke Singapura
Tiga nama ini dipanggil massa demo karena dinilai jadi biang kerok gelombang demo yang besar ini. Yakni Ahmad Sahroni, Eko Patrio dan Uya Kuya
Ferry mengutuk pernyataan Ahmad Sahroni yang justru mendukung polisi untuk menangkap pendemo anak di bawah umur yang disebutnya anarkis.
Baru-baru ini, Ferry Irwandi turut bereaksi menyampaikan kritik keras terhadap Anggota DPR RI Ahmad Sahroni yang dinilai memiliki power atas aksi demonstrasi yang memakan korban jiwa dan dilakukan oleh aparat negara sendiri.
Melalui unggaha Instagramnya, Kamis (28/9/2025), Ferry Irwandi mengecam pernyataan Ahmad Sahroni yang mendukung langkah Polda Metro Jaya menangkap massa aksi yang bertindak anarkis di luar Gedung DPR, Senin (25/8/2025).
Menurutnya, pernyataan bendahara Nasdem ini dinilai provokatif dan menyulut kemarahan publik.
"Ingat @ahmadsahroni88 mulut sampah Anda punya andil yang besar dari semua rangkaian buruk dan duka ini," tulis Ferry Irwandi dalam keterangan unggahannya.
Ia bahkan menegaskan bahwa status sosial maupun kekuasaan Sahroni tidak bisa menghapus tanggung jawab moral atas tragedi tersebut.
"Saya tidak peduli seberapa powerful anda, seberapa kaya anda dan seberapa banyak orang yang anda sudah penjara. Anda adalah salah satu pihak yang harus bertanggung jawab atas semua kekacauan ini," katanya.
Dalam unggahan yang sama, Ferry Irwandi juga menyertakan sebuah tangkapan layar berita yang menampilkan foto Ahmad Sahroni dengan judul "Sahroni Dukung Polisi Tangkap Pendemo Anarkis: Di Bawah Umur Saja Sudah Brengsek".
Pernyataan "brengsek" yang dilontarkan Sahroni inilah yang diduga kuat menjadi pangkal kemarahan Ferry.
Ia pun sesumbar tak akan takut dipenjara atas ucapannya melawan Sahroni.
"@ahmadsahroni88 anda yang brengsek, tidak semua orang takut dengan uang, ketenaran dan power yang anda punya.
Kalau mengatakan anda brengsek buat saya harus dipenjara, maka akan saya jalani," tulisnya.
Ayah dua anak ini pun meminta agar siapapun bisa mempertemukannya dengan Ahmad Sahroni.
"Siapapun orang yang kenal dengan saya dan orang ini, tolong pertemukan, mau di meja podcast atau pengadilan,
Mulut anda benar-benar sampah," tandasnya.
Diketahui, dua kali aksi demonstrasi di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada 25 dan 28 Agustus 2025 berujung ricuh dan memakan korban jiwa.
| Kematiannya Menggegerkan, Begini Kehidupan Sehari-hari Bocah di Kediri yang Ditemukan Penuh Luka |
|
|---|
| Duh. . . Pelajar SMP Culik Perempuan yang Dikenal Online, Beberapa Hari Dibawa ke Kontrakan |
|
|---|
| Misteri Terbakarnya RSUD Paniai Terungkap, Bukan Korsleting Listrik tapi Dibakar, Pelaku 2 Orang |
|
|---|
| Dua Orang Terekam Bakar RSUD, Aksi Pertama Gagal tapi Tak Menyerah |
|
|---|
| Motif Dendam Pribadi, 4 Prajurit BAIS TNI Siram Air Keras ke Aktivis, Terancam 12 Tahun Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250829-_-Ahmad-Sahroni-DPR-RI.jpg)