Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pengakuan Alvi Pilih Bunuh dan Mutilasi Kekasih ketimbang Putus Baik-Baik: Ya Susah

Peristiwa tragis terjadi di kamar mandi indekos kawasan Lidah Wetan, Surabaya, pada Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
KOMPAS.com/IZZATUN NAJIBAH
PENGAKUAN: Alvi Maulana (24) menyampaikan pengakuan setelah membunuh dan memutilasi kekasihnya, TAS (25), Senin (8/9/2025). (KOMPAS.com/IZZATUN NAJIBAH) 

TRIBUNJATENG.COM, MOJOKERTO - Peristiwa tragis terjadi di kamar mandi indekos kawasan Lidah Wetan, Surabaya, pada Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.

Alvi Maulana (24) membunuh dan memutilasi kekasihnya, TAS (25). 

Alvi kini telah ditangkap Polres Mojokerto.

Baca juga: Sosok Tiara Angelina, Anak Penjual Es yang Jadi Korban Mutilasi 65 Bagian Alvin

Setelah menghabisi nyawa TAS, Alvi membuang ratusan potongan tubuh korban ke daerah Pacet, Mojokerto.

Potongan tubuh tersebut baru ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 10.40 WIB.

Dalam konferensi pers di Mapolres Mojokerto pada Senin (8/9/2025), awak media menanyakan kepada Alvi mengapa ia tidak mengakhiri hubungan mereka secara baik-baik alih-alih menghabisi nyawa kekasihnya.

"Ya susah," jawab pelaku dengan singkat.

Alvi mengaku bahwa tindakannya didorong oleh emosi yang terpendam.

Ia mengungkapkan, puncak kemarahan terjadi ketika ia dikunci oleh TAS dari dalam kamar kos setelah pulang dari aktivitas di luar.

"Banyak masalah kemudian anaknya sering temperamen atas masalah kecil.

Puncaknya waktu itu saya dikunci dari dalam," ujarnya.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan bahwa pelaku merasa terbebani dengan tuntutan gaya hidup kekasihnya, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

"Pelaku sedikit kewalahan dengan tuntutan ekonomi korban yang meminta gaya hidup dan seterusnya," kata Ihram.

Diketahui, puluhan potongan tubuh TAS, yang berasal dari Lamongan, Jatim, ditemukan di semak-semak kawasan Pacet.

Tubuhnya dibagi menjadi beberapa bagian, termasuk satu kaki kiri dan satu pergelangan tangan kanan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved