Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Faradila Mahasiswi UMM Diduga Dibunuh Bripka AS Kakak Iparnya, Hasil Autopsi: Luka Cekik dan Memar

Mahasiswi bernama Faradila Amalia Najwa ditemukan tewas di sungai pada Selasa (16/12/2025).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATIM
MAHASISWI TEWAS: Mahasiswi asal Probolinggo berinisial FAN (21) ditemukan tewas di sungai kawasan Jalan Raya Purwosari, Kauman, Wonorejo, Pasuruan, pada Selasa (16/12/2025). (TRIBUN JATIM/ISTIMEWA) 
Ringkasan Berita:
  • Mahasiswi UMM bernama Faradila Amalia Najwa ditemukan tewas di sungai Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (16/12/2025).
  • Hasil autopsi mengindikasikan adanya tindakan kekerasan.
  • Faradila diduga dibunuh kakak iparnya, Bripka AS.

 

TRIBUNJATENG.COM - Mahasiswi asal Probolinggo, Faradila Amalia Najwa alias FAN (21), ditemukan tewas di sungai kawasan Jalan Raya Purwosari, Kauman, Wonorejo, Pasuruan, Jawa Timur, pada Selasa (16/12/2025).

Hasil autopsi jasad mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menunjukkan sejumlah lebam dan memar di tubuh, mengindikasikan adanya tindakan kekerasan.

Hal tersebut disampaikan Samsul (40) selaku sopir pribadi keluarga korban usai menerima hasil tersebut dari rumah sakit Bhayangkara, Watukosek, Sidoarjo.

Baca juga: Sosok Bripka Agus Terduga Pelaku Pembunuhan Faradila Mahasiswi UMM, Terungkap Hubungan Selama Ini

Baca juga: Dian Pelaku Pembunuhan Pengusaha Kerupuk Santai saat Ditangkap, Ungkap Motifnya

Semakin Menggurita! KPK Tetapkan 1 Tersangka Baru Kasus Korupsi di DJKA: Terima Rp 12,12 Miliar

7 Fakta Anak Politikus PKS Berusia 9 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Mewah: CCTV Rusak

Sosok Esteban Vizcarra dan Beto Goncalves, 2 Naturalisasi Senior yang Berlabuh ke PSIS Semarang

Samsul menyebut di bagian leher ada bekas cekikan, bagian dahi ada bekas pukulan, di bagian nadi ada bekas tekanan dan di bagian paha ada bekas cubitan.

"Saya biasanya yang jemput dia (korban) kalau mau pulang ke Probolinggo dan yang ngantarkan juga kalau mau balik. Jadi sama abah (yyah korban) yang disuruh ke rumah sakit itu saya," kata Samsul, Rabu (17/12/2025), seperti dilansir Surya.co.id.

Dari keterangan pihak kepolisian, lanjut Samsul, ada kejanggalan saat korban ditemukan.

Hal itu diketahui saat helm korban dibuka dan ternyata rambut hingga pipinya berlumuran lumpur, sedangkan helm yang dikenakan seperti baru beli.

"Kalau helm nya sendiri masih ada di kosnya sama sepeda motornya. Mungkin, dipakaikan biar dikira jadi korban begal, terlebih lagi HP dan tasnya juga hilang," ungkap Samsul.

Korban, menurut Samsul, memiliki sifat pendiam dan perhatian.

Bahkan jika berada di rumahnya, korban jarang keluar rumah kecuali ingin membeli sesuatu di toko.

"Orangnya pendiam, tapi pemberani. Jarang sekali keluar rumah, paling cuma beli di toko dekat rumah. Kalau saya antarkan balik ke Malang, pasti selalu bertanya rokok saya ada apa tidak, dan sudah makan apa tidak," pungkasnya.

Diduga dibunuh kakak ipar

Jasad Faradila ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran sungai sedalam sekitar lima meter.

Penemuan tersebut langsung memicu penyelidikan intensif dari kepolisian.

Faradila diduga dibunuh kakak iparnya, Bripka AS.

20251218_HASIL AUTOPSI
HASIL AUTOPSI: Sejumlah luka lebam ditemukan di tubuh Faradila Amalia mahasiswi UMM ditemukan tewas di aliran sungai di Pasuruan (Kiri). Terduga pelaku Bripka AS kini diamankan polisi (Kanan).

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan bahwa Bripka AS, telah diamankan oleh Tim Jatanras Polda Jatim sebagai bagian dari pengembangan penyelidikan kasus tersebut.

Saat ini, AS masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim serta Bidang Propam Polda Jatim sejak hari kejadian hingga Rabu (17/12/2025).

"Yang bersangkutan untuk saat ini masih diamankan, ya. Jadi nanti 1 x 24 jam tentunya yang bersangkutan akan ditetapkan ditahan sebagai tersangka tentunya, berdasarkan bukti permulaan yang cukup," katanya di Balai Wartawan Mapolda Jatim, Rabu (17/12/2025).

Terkait peran Bripka AS dalam kasus tersebut, Jules menyatakan pihak kepolisian belum dapat membeberkan secara rinci.

Hal ini dikarenakan proses penyidikan masih berlangsung dan memerlukan pendalaman alat bukti.

"Ya, jadi terkait dengan peran baik AS maupun pelaku lainnya nanti akan saya sampaikan dalam perkembangan setelah proses penyidikan dan alat bukti serta barang bukti terpenuhi selanjutnya," ujarnya.

Meski demikian, Polda Jawa Timur menegaskan bahwa pengusutan perkara ini tidak berhenti pada satu orang saja.

Dari hasil penyelidikan sementara, diduga terdapat pihak lain yang turut terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Dari hasil penyelidikan sementara yang diduga masih ada pelaku lainnya. Jadi yang bersangkutan tidak melakukan sendirian terhadap tindak pidana yang terjadi," ungkap Jules.

Oleh sebab itu, kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini, khususnya mengenai dugaan pelaku lain, agar segera melapor ke aparat penegak hukum terdekat.

"Warga masyarakat yang mengetahui terkait dengan peristiwa tersebut, dan terutama juga keberadaan pelaku lainnya agar menginformasikan kepada kami dari pihak kepolisian, baik di Polda, Polres maupun Polsek terdekat. Kami dari Polda Jatim juga memastikan akan memproses kasus ini secepat-cepatnya dan secara transparan," pungkasnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Hasil Autopsi Tewasnya Faradila Mahasiswi UMM di Sungai, Kakak Ipar Bripa AS Terduga Pelaku

Baca juga: 10 Fakta Gadis Cilacap Dibunuh Kekasih Gelap Lebih Tua 23 Tahun di Hotel, Kenal dari Tiktok 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved