Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Tak Hiraukan Suara Klakson, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Api

Sepeda motor tersebut akhirnya tertemper bagian depan rangkaian KA Brantas.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATIM
KECELAKAAN DI PERLINTASAN - Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan sebidang JPL 265 KM 172+762 petak Jalan Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (12/1/2026). Sebuah sepeda motor tertemper KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasar Senen. (Istimewa/TribunJatim.com/KAI DAOP 7) 

Ringkasan Berita:
  • Pengendara sepeda motor tewas tertabrak kereta api di Kediri, Jawa Timur, Senin (12/1/2026) siang.
  • Saat kejadian, perlintasan dalam kondisi tidak dijaga.
  • Masinis telah membunyikan klakson, tapi pemotor tetap melintasi rel.

 

TRIBUNJATENG.COM, KEDIRI - Kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang JPL 265 KM 172+762 petak Jalan Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 13.43 WIB.

Sepeda motor tertemper KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasar Senen.

Kecelakaan tersebut menewaskan pengendara motor.

Baca juga: Riyan Tewas Diseruduk Pikap saat Antre Nasi Goreng di Brebes, Ini Penampakan Motornya yang Hancur

Saat kejadian, perlintasan tersebut dalam kondisi tidak dijaga.

Saat itu, KA Brantas tengah melaju dari arah Blitar menuju Pasar Senen dan akan melintasi perlintasan sebidang di jalur Kras-Ngadiluwih.

Berdasarkan laporan masinis, sebelum memasuki perlintasan, masinis telah membunyikan Semboyan 35 berupa klakson lokomotif sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan.

Namun, pada waktu yang bersamaan, sepeda motor tetap melaju dan melintasi rel.

Tabrakan tidak dapat dihindari.

Sepeda motor tersebut akhirnya tertemper bagian depan rangkaian KA Brantas, sehingga perjalanan kereta api harus dihentikan sementara.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kereta api langsung berhenti sesaat setelah kejadian.

"Setelah kejadian, KA 151 Brantas langsung dilakukan berhenti luar biasa untuk pemeriksaan rangkaian," terang Tohari.

Petugas KAI bersama unsur terkait kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rangkaian dan jalur rel di lokasi kejadian. 

Hasil pemeriksaan memastikan bahwa tidak terdapat kerusakan yang membahayakan perjalanan kereta api.

"Rangkaian dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan dan jalur KA juga telah dinyatakan aman oleh petugas terkait," lanjut Tohari.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved