Berita Kecelakaan
Motor Hilang Kendali Hantam Trotoar Tewaskan Pembonceng, Pengendara Diduga Mabuk
Pengendara berinisial S yang membawa sepeda motor didapati dalam pengaruh alkohol.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATENG.COM, DENPASAR – Minggu 1 Februari 2026 dini hari sekitar pukul 01.16 WITA, kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, Bali, tepat di depan Kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang.
Satu orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo menyampaikan, kecelakaan ini melibatkan satu unit sepeda motor. Honda Vario dengan nomor polisi DK 4619 GB menghantam trotoar.
Baca juga: Benturan Keras Kagetkan Warga Jelang Magrib, 2 Korban Kecelakaan Terkapar, 1 Tewas dan 1 Kejang
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut 2 Pelajar SMP Tewas Setelah Bonceng Tiga, Jam 3 Pagi Masih Keluyuran
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai oleh pria berinisial S (25) memboncengkan J (46) melaju dari arah timur menuju ke barat.
"Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di depan Konsulat Jenderal Jepang, pengendara diduga kurang hati-hati dan kondisi jalan yang licin membuat kendaraan oleng ke kiri hingga pengendara kehilangan keseimbangan," ungkap Kompol Yusuf kepada Tribun Bali.
Motor yang tak terkendali tersebut kemudian meluncur ke sisi selatan jalan dan menghantam trotoar dengan keras. Benturan tersebut berakibat fatal bagi kedua korban.
Namun berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber lain di TKP menyebutkan bahwa pengendara berinisial S yang membawa sepeda motor didapati dalam pengaruh alkohol.
Kompol Yusuf menjelaskan bahwa akibat insiden tersebut, penumpang motor berinisial J mengalami luka berat pada bagian kepala belakang, luka lecet di dagu, dan tangan kiri.
Meski sempat dilarikan ke RSUP Ngoerah Denpasar, nyawa pria asal Bekasi tersebut tidak tertolong.
"Satu orang penumpang (yang dibonceng) dinyatakan meninggal dunia di RSUP Ngoerah setelah sempat mendapatkan penanganan medis," jelasnya.
Sementara itu, sang pengendara berinisial S asal Palembang mengalami luka-luka yang cukup serius, yakni patah tulang pada tangan kiri, luka lecet pada dahi, dagu, dan bibir serta luka lecet pada kaki kiri.
"Saat ini, S masih menjalani perawatan intensif di RSUP Ngoerah," bebernya.
Menyikapi kejadian ini, Kompol Yusuf Dwi Admodjo kembali mengingatkan masyarakat, khususnya para pengendara motor di wilayah Denpasar, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di malam hari atau saat kondisi jalan basah.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati. Faktor cuaca dan kondisi jalan yang licin memerlukan konsentrasi penuh. Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama di jam-jam rawan," pungkas Kompol Yusuf.
| Detik-detik Kecelakaan Beruntun Elf Ditabrak Truk Box Lalu Hantam Pemotor |
|
|---|
| Tragis Sopir Pikap Tewas Tertindih Kendaraan Saat Ganti Ban, Diduga Dongkrak Tak Mampu Tahan Beban |
|
|---|
| Belok Mendadak, Remaja Pesepeda Tertabrak hingga Tewas di Kolong Truk |
|
|---|
| Beat Adu Banteng dengan Jupiter Z saat Salip Truk Boks, 1 Pengendara Tewas |
|
|---|
| 3 Truk Terlibat Kecelakaan Beruntun Dipicu Rem Blong, 2 Tewas dan 3 Luka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260201_Unit-Satlantas-Polresta-Denpasar.jpg)