Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Menuju Pulau Dewata, Bus Rombongan Wisata Asal Grobogan Terguling di Gerbang Tol Waru Utama

Bus rombongan wisatawan asal Grobogan, terguling di Gerbang Tol Waru Utama, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026) malam.

|
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATIM
KECELAKAAN - Kondisi bus bernopol K-7622-OC menabrak Gerbang Tol Waru Utama, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (11/2/2026) malam. Sebanyak 10 orang dirawat di rumah sakit. (TRIBUN JATIM ISTIMEWA) 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan terjadi di Gerbang Tol Waru Utama, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (11/2/2026) malam.
  • Bus rombongan wisatawan asal Grobogan, Jawa Tengah, terguling.
  • Belasan orang dilarikan ke rumah sakit.

 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Bus rombongan wisatawan asal Grobogan, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan di Gerbang Tol Waru Utama, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (11/2/2026) malam.

Manager Area PT Jasa Marga TOLL Road Operator Surabaya Gempol, Husni Agus Drajad Riambodo, mengatakan, bus tersebut mengangkut 45 orang penumpang dari Grobogan menuju Denpasar, Bali. 

Bus tersebut menabrak deretan water barrier sebelum akhirnya terguling tepat di depan pintu gerbang tol hingga membuat belasan orang penumpangnya terluka. 

Baca juga: Pajero Terguling Setelah Seruduk Truk Pecah Ban di Tol Salatiga-Boyolali

Baca juga: Disambar Kereta, Pria Pengendara Verza Tewas Terpental 30 Meter

Berdasarkan catatannya, terdapat 12 orang terluka yang dievakuasi menuju RS Delta Surya Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan medis. 

"Sebelum ke Gerbang Tol Waru Gunung, informasinya menabrak water barrier kemudian terguling, sebelum gerbang tol. Jumlah penumpang 45 orang. Jumlah korban yang dirujuk ke RS ada 12 orang," ujarnya saat ditemui awak media di kantornya. 

Mengenai kerusakan sarana tol akibat kecelakaan, Husni menyebut 15 unit water barrier dan dua vas bunga rusak. 

"Kerusakan sarana, 15 water barrier dan 2 pot bunga. Jam 1 malam sudah dievakuasi," pungkasnya. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya, 10 orang korban luka itu menjalani perawatan medis di RS Delta Surya Sidoarjo.

Rinciannya, sembilan orang di antaranya mengalami luka ringan, dan satu orang mengalami luka berat. 

Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir berinisial WP mengemudi dalam keadaan mengantuk. 

Saat bus berbodi warna oranye itu tiba di gerbang tol, sopir kehilangan kendali hingga berakhir menabrak beton gerbang tol dan terguling. 

"Indikasi sopir mengantuk," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Kamis (12/2/2026). 

Galih menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman atas kasus kecelakaan tersebut. Sejak Kamis (12/2/2026) dini hari hingga siang, proses olah TKP masih berlangsung.

"Kayaknya sudah selesai olah TKP. Para korban luka ringan ada 9 orang, sedangkan korban luka berat 1 orang," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved