Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

3 Wisatawan Terluka Akibat Ledakan di Teras Malioboro, Ini Dugaan Penyebabnya

Pedagang dan wisatawan di Area Payung Teras Malioboro 1 Yogyakarta dikagetkan dengan sebuah ledakan pada Senin (30/3/2026) pagi.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo
LEDAKAN - Polisi mensterilkan lokasi ledakan di Area Payung Teras Malioboro 1 Yogyakarta pada Senin (30/3/2026). Akibat ledakan tersebut, tiga wisatawan terluka. 

HR Zainal Alim mengalami luka bakar pada lengan

Mukhsinatul Ishaqiya, luka bakar pada wajah sebelah kiri dan kaki kanan

Oval (15) mengalami luka bakar pada leher.

Baca juga: Geger Penemuan Kerangka Manusia di Kebun Tebu Pemalang, Korban Pembunuhan?

BEJAT! Guru Ngaji di Kebumen Cabuli Siswinya, Manfaatkan Keterdekatan dengan Korban

Penyebab Ledakan

Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa ledakan diduga disebabkan oleh akumulasi gas metana di saluran limbah yang tersumbat.  

Gas tersebut muncul dari fermentasi limbah organik dalam ruang tertutup yang tidak memiliki ventilasi memadai.

Kondisi tersebut menyebabkan tekanan tinggi yang memicu ledakan.

Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa menekankan pentingnya perbaikan menyeluruh pada sistem drainase Teras Malioboro 1 untuk mencegah insiden serupa.

"Kami telah melakukan olah TKP awal dan berkoordinasi dengan pengelola Teras Malioboro 1."

"Saat ini fokus kami adalah memantau kondisi para korban di RSUP dr Sardjito," ujar AKP Basungkawa.

"Kami mengimbau pengelola untuk segera melakukan pembersihan dan pengurasan instalasi bio-filter secara menyeluruh serta menambah sistem ventilasi pada saluran limbah untuk membuang tekanan gas."

"Hal ini penting agar aktivitas ekonomi di Teras Malioboro 1 dapat kembali berjalan dengan standar keamanan yang terjamin," lanjutnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian meminta klarifikasi resmi dari pengelola untuk mencegah informasi simpang siur.

Sementara itu, area ledakan telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan, dan pembersihan instalasi dilakukan bertahap oleh tim teknis pengelola. (*)

Sumber Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved