Berita Regional
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian, Polisi: Ada Pasir Isap
Dua anak tewas tenggelam saat mandi di kolam bekas galian di Guntung Paring, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, BANJARBARU - Dua anak tewas tenggelam di Guntung Paring, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Kepolisian Resor (Polres) Banjarbaru mengungkap identitas dan kronologi lengkap kasus tersebut.
Satu korban bernama Daffa Dwi Anugrah (11) merupakan warga Jalan Abadi 3 Kompleks Mustika Abadi Griyatama Blok W No 1 RT 53 RW 07, Kelurahan Guntung Manggis, Kacamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
Baca juga: Diduga Tidak Bisa Berenang, Bocah 10 Tahun di Blora Tewas Tenggelam di Embung Balong Kunduran
Korban lainnya bernama Muhammad Hanif (10) merupakan warga yang tinggal di Cluster Coruna 2 RT 53 RW 07, Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.
Keduanya menjadi korban saat mandi di bekas galian di Jalan Guntung Paring Gang Hidayah RT 36 RW 05, Guntung Manggis, Landasan Ulin, Banjarbaru, Minggu (5/4/2026) siang.
Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunadi, mengatakan area kolam dengan ukuran 25x20 meter telah ditutupi oleh pagar seng di sekelilingnya namun ada beberapa sisi yang roboh.
Pada tepian kolam, terdapat sungai kecil dengan arus yang mengalir masuk ke dalam kolam. Dan pada dasar kolam memiliki struktur tanah pasir isap yang mana ketika diinjak akan semakin terisap kaki di dalamnya.
“Jarak antara pinggir kolam dengan titik korban ditemukan mengapung kurang lebih lima meter,” katanya.
Kejadian berawal ketika korban dan temannya makan bersama di rumah.
Setelah makan, korban dan satu kawannya itu mengajak teman lainnya untuk mandi di kolam penggalian di dekat rumah yang sudah berpagar.
Setelah sampai di kolam, salah satu korban bersama 4 teman lainnya mandi di pinggiran kolam.
Di tengah asik mandi, salah satu korban mengajak teman yang lain untuk ke tengah kolam namun tidak ada yang mau, dan korban ke tengah kolam sendirian.
Dan saat di tengah kolam, korban panik karena kolam terlalu dalam.
“Melihat korban 1 panik, korban 2 pun langsung menolong korban 1, namun korban 2 ikut tenggelam bersama korban 1,” kata Kasi Humas Polres Banjarbaru.
Teman-temannya yang melihat korban satu dan dua tenggelam sempat berusaha ikut membantu, namun tidak sanggup dan berhasil kembali ke tepian kolam.
tribunjateng.com
m syofri kurniawan
bocah tewas tenggelam
bocah tenggelam
Banjarbaru
Kalimantan Selatan
| Dodi Tewas Dianiaya Setelah Dituduh Curi Buah Matoa, Ayah: Anak Saya Diperlakukan seperti Binatang |
|
|---|
| Lapor Pelecehan Seksual Malah Dibui, Kisah Pilu Pegawai Magang BUMN yang Terjerat UU ITE Atasannya |
|
|---|
| Danke Rajagukguk Diperiksa Kejagung Buntut Kasus Amsal Sitepu, Ini Sosok Penggantinya |
|
|---|
| Aksi Heroik Berujung Duka, Agus Suarsa Tewas Terseret Ombak Usai Selamatkan Teman |
|
|---|
| Akhir Pelarian Yogi, Otak Pengeroyokan hingga Meninggal Ayah Pengantin di Purwakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260405_Petugas-Inafis-Polres-Banjarbaru.jpg)