Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Dua Orang Terekam Bakar RSUD, Aksi Pertama Gagal tapi Tak Menyerah

Polres Paniai berhasil mengungkap bahwa RSUD Madi sengaja dibakar oleh dua orang warga, seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com
KETERANGAN PERS: Kapolres Paniai, AKBP Roycke H. F. Betaubun dan Bupati Paniai, Yampit Nawipa saat memberikan keterangan pers di Mapolres Paniai. (KOMPAS.com/FINDI RAKMENI) 

TRIBUNJATENG.COM, PANIAI – Kebakaran melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madi, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Selasa (7/4/2026) siang.

Suasana tenang mendadak berubah menjadi horor.

Jeritan panik pasien dan langkah kaki petugas medis yang tergesa-gesa menyatu dengan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi.

Baca juga: Pria Pekerja Kapal Asal Semarang Tewas Dibakar di Kawasan Pelabuhan Benoa Bali

Awalnya, banyak spekulasi bermunculan mengenai penyebab hangusnya Ruang Terpadu rumah sakit rujukan empat kabupaten tersebut.

Namun, setelah satu pekan penyelidikan intensif, tabir gelap itu akhirnya tersingkap.

Bukan karena gangguan listrik, bukan pula ulah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Aksi pelaku terekam CCTV 

Polres Paniai berhasil mengungkap bahwa RSUD Madi sengaja dibakar oleh dua orang warga, seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Fakta ini diperkuat oleh rekaman kamera pengawas (CCTV) yang menangkap dua kali percobaan pembakaran pada hari yang sama.

Upaya pertama terjadi sekitar pukul 07.30 WIT.

Seorang perempuan berbaju merah terekam masuk ke ruang cleaning service.

“Dari hasil rekaman CCTV, terduga pelaku yang merupakan seorang wanita masuk ke ruang cleaning service dan melakukan pembakaran. Namun, petugas yang melihat kepulan asap sigap memadamkan api,” ujar Kapolres Paniai, AKBP Roycke H.F. Betaubun, dalam pers rilis, Rabu (15/4/2026).

Gagal pada aksi pertama, pelaku tidak menyerah.

Pada pukul 12.03 WIT, perempuan tersebut kembali datang, kali ini bersama seorang rekan laki-laki.

Mereka menyasar Ruang Terpadu yang berada tepat di samping ruang isolasi anak.

“Setelah pelaku perempuan keluar, pelaku laki-laki masuk ruang terpadu. Selang beberapa detik, asap tebal langsung keluar dan merambat dengan cepat hingga membakar habis seluruh gedung ruang terpadu,” lanjut Roycke.

Tabung oksigen meledak, dua polisi terluka 

Kebakaran ini bukan tanpa korban.

Saat api mengamuk, kepanikan luar biasa terjadi ketika para perawat dan polisi berusaha mengevakuasi pasien dari zona bahaya.

Di tengah proses evakuasi, sebuah tabung oksigen berukuran besar meledak hebat.

Dua perwira polisi, yakni Kasat Samapta dan Kanit Sosbud Intelkam Polres Paniai, terluka akibat terkena serpihan kaca jendela yang hancur akibat ledakan tersebut.

Keduanya mengalami luka di bagian punggung, leher, dan kaki saat sedang mendorong tempat tidur pasien keluar dari kepungan asap.

Kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar.

Beruntung, meski bangunan semi-permanen itu ludes, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengecam keras aksi sabotase terhadap fasilitas publik ini.

Pasalnya, RSUD Paniai adalah jantung pelayanan kesehatan bagi masyarakat dari empat kabupaten: Paniai, Deiyai, Dogiyai, dan Intan Jaya.

“Masyarakat empat kabupaten semua berobat di sini. Kami minta polisi kejar mereka sampai dapat dan harus diproses hukum agar ada efek jera,” tegas Yampit, Kamis (16/4/2026).

Meski Ruang Terpadu kini tinggal puing, Yampit memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh lumpuh.

Ia memberikan apresiasi kepada tenaga medis yang tetap tenang dan sigap menyelamatkan nyawa pasien di tengah kobaran api.

Kapolres Roycke Betaubun memastikan pihaknya tidak akan membiarkan kejahatan ini berlalu begitu saja.

Satuan Reskrim Polres Paniai kini tengah melakukan identifikasi mendalam untuk mengejar kedua pelaku yang wajahnya telah terekam jelas di CCTV.

“Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami tidak akan membiarkan kejahatan yang mengganggu pelayanan optimal RSUD Paniai,” pungkas Roycke. (*)

 

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/04/17/061452878/terkuak-rekaman-cctv-ungkap-detik-detik-rsud-madi-paniai-sengaja-dibakar.

Baca juga: Lima Orang yang Bakar Pekerja Kapal Asal Semarang di Pelabuhan Benoa Positif Narkoba

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved