Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Dua Pria Terlibat Duel Sengit dengan Senjata Tajam di Empang, Satu Nyawa Melayang

Kamis (16/4/2026) sore, peristiwa berdarah terjadi di Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong.

Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
tribun palu
LOKASI DUEL - Lokasi duel berdarah di Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (16/4/2026) sore. (TRIBUN PALU/ISTIMEWA) 

TRIBUNJATENG.COM, PARIGI MOUTONG – Kamis (16/4/2026) sore, peristiwa berdarah terjadi di Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Petani bernama Nangka (59) tewas setelah terlibat duel menggunakan senjata tajam (sajam).

Perkelahian terjadi di area empang, Dusun IX Taman Sopo, sekitar pukul 16.30 WITA.

Baca juga: Bawa Barang Bukti Parang, Pelaku Duel Berdarah di Pasar Klitikan Solo Serahkan Diri ke Polisi

Nangka terlibat perkelahian sengit dengan seorang pria berinisial AE (43).

Informasi dihimpun TribunPalu.com, Jumat (17/4/2026), kejadian bermula saat pelaku mendatangi lokasi empang sekitar pukul 16.00 WITA dengan tujuan memperbaiki pintu air.

Namun, situasi berubah tegang ketika korban datang dan mempertanyakan aktivitas tersebut.

Adu mulut antara keduanya tak terhindarkan hingga berujung pada perkelahian menggunakan senjata tajam jenis parang dan badik.

Dalam duel tersebut, korban mengalami tiga luka tusuk di bagian perut.

Luka itu menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aparat kepolisian bersama personel TNI turun langsung ke area empang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Sejumlah petugas terlihat memeriksa titik-titik di sekitar tanggul empang.

Di lokasi, tampak bekas darah masih terlihat di tanah dekat bibir empang.

Area tersebut menjadi titik utama dugaan terjadinya perkelahian antara korban dan pelaku.

Selain itu, aparat juga berkoordinasi dengan warga sekitar untuk mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.

Beberapa warga terlihat menunjuk lokasi dan memberikan keterangan kepada petugas.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved