Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Dua Pelajar Tewas Setelah Motor Hantam Truk Kontainer Parkir Jam 3 Pagi

Dua pelajar tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Tapadaa, Botumoito, Boalemo, Gorontalo, Minggu (19/4/2026) dini hari.

Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN SULTRA/ISTIMEWA
ILUSTRASI KECELAKAAN: Dua pelajar tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Minggu (19/4/2026) dini hari. Kedua korban diketahui bernama Sendris Biu, warga Dusun III, Desa Dulangeya, Kecamatan Botumoito, serta Usman R Badoe, warga Kabupaten Gorontalo. (TRIBUN SULTRA/ISTIMEWA) 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut terjadi di Boalemo, Gorontalo, Minggu (19/4/2026) dini hari.
  • Sepeda motor menabrak truk parkir.
  • Dua pelajar tewas.

 

TRIBUNJATENG.COM, BOALEMO – Dua pelajar tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Minggu (19/4/2026) dini hari.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. 

Kedua korban diketahui bernama Sendris Biu, warga Dusun III, Desa Dulangeya, Kecamatan Botumoito, serta Usman R Badoe, warga Kabupaten Gorontalo.

Baca juga: Dua Motor Adu Banteng, Satu Korban Sempat Kejang Sebelum Tewas dalam Perjalanan ke RS

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian kedua korban bergerak dari arah Bolihutuo menuju Desa Dulangeya dengan mengendarai sepeda motor.

Saat melintas di Desa Tapadaa, kendaraan yang mereka tumpangi diduga melaju dalam kondisi minim jarak pandang.

Di lokasi tersebut, terdapat sebuah truk kontainer bermuatan 10 tiang panjang yang terparkir di bahu jalan, mengarah ke proyek Jembatan Hutamonu.

Tanpa sempat menghindar, sepeda motor korban langsung menghantam bagian belakang truk yang sedang berhenti tersebut.

Sopir truk, Adi (45), warga Makassar, mengaku tidak berada di dalam kendaraan saat insiden terjadi.

“Pada saat kejadian, saya sementara buang air kecil. Tiba-tiba saya dengar suara benturan keras, lalu saya langsung cek,” ujar Adi saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu siang.

Adi menambahkan, setelah melihat kejadian tersebut, dirinya sempat berupaya meminta bantuan pengguna jalan yang melintas.

“Saya sempat hentikan satu mobil dan satu motor, tapi tidak berhenti,” katanya.

Pantauan di tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan tersangkut di bagian belakang truk.

Minimnya penerangan jalan di lokasi kejadian diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.

Seorang warga Desa Dulangeya, Jefri, menyebut kondisi jalan di kawasan tersebut memang gelap pada malam hari.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved