Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Jari Bocah SD Hancur Kena Ledakan saat Rakit Mercon Bersama Teman

Seorang pelajar sekolah dasar mengalami luka serius setelah mercon rakitan yang dibuatnya meledak.

Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATIM
TKP LEDAKAN MERCON - Suasana olah TKP ledakan mercon di Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (25/4/2026). (TRIBUN JATIM/ISTIMEWA) 

TRIBUNJATENG.COM, KEDIRI - Peristiwa nahas terjadi di Dusun Bendorejo, Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (25/4/2026) malam.

Seorang pelajar sekolah dasar mengalami luka serius setelah mercon rakitan yang dibuatnya meledak.

Korban berinisial R (12), warga setempat. 

Baca juga: Dikira Gagal Meledak, Petasan Temuan Tewaskan Seorang Pelajar dan Lukai Dua Anak Lainnya di Blora

Akibat ledakan tersebut, jari tangan kiri korban dilaporkan hancur dan mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.

Kapolsek Wates, AKP Agus Sudarjanto, menjelaskan peristiwa ini awalnya tidak langsung terungkap.

Warga sekitar sempat tidak mengetahui secara pasti sumber suara ledakan yang terdengar cukup keras di wilayah perbatasan Kunjang dan Ngancar.

Petugas yang menerima informasi awal sempat mendatangi lokasi, namun tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan.

Diduga pihak keluarga korban sempat menutupi kejadian tersebut karena panik dan takut.

Kasus ini akhirnya terungkap setelah petugas melakukan penelusuran lanjutan, termasuk dari informasi rumah sakit yang menangani korban. 

"Dari situ diketahui adanya korban luka akibat ledakan," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026). 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, ledakan berasal dari mercon rakitan yang dibuat sendiri oleh korban bersama dua temannya.

Mereka merakit bahan peledak secara sederhana di teras rumah salah satu temannya.

Bahan-bahan mercon tersebut diketahui dibeli secara daring, kemudian diracik secara manual menggunakan wadah plastik bekas makanan ringan.

Campuran bahan seperti kalium, sulfur, dan serbuk lainnya diduga digunakan dalam proses perakitan.

"Mereka mengaku membeli secara online di TikTok shop," jelasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved